PPKM Diperpanjang, Usaha Kecil Boleh Buka 24 Jam


PALEMBANG, SP -
Kota Palembang ditetapkan sebagai kota yang harus menerapkan PPKM Level 4 lantaran kasus aktif Covid-19 Bed Occupancy Rate (BOR) naik. Namun pemerintah setempat memberikan sejumlah keringanan peraturan kepada masyarakat. 

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, PPKM diperpanjang mulai 26 Juli - 8 Agustus 2021. Berdasarkan ketentuan yang ada peraturan di level 4 ini diberikan kebijakan dan menjadi lebih ringan dibandingkan saat level 3 sebelumnya. 

"Ada beberapa keringanan yang diberikan pemerintah agar perekonomian masyarakat tetap berjalan," katanya, Senin (26/7/2021).

Pada PPKM level 4 ini keringanan yang diberikan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) boleh operasional tanpa batasan waktu (kembali seperti semual sebe um PPKM) dan memperpanjang waktu operasional mall. 

"Intinya semua usaha kecil seperti warung makan, warung pecel lele boleh buka 24 jam, dan mall boleh buka sampai pukul 20.00," katanya. 

Harnojoyo mengatakan, kelonggaran aturan yang berlaku sudah sesuai intruksi dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian Ekonomi. Sehingga daerah hanya perlu menurunkan ketetapan menyesuaikan kondisi wilayah masing-masing.

"Selain meminimalisir kesehatan, kita juga memulihkan ekonomi ini dilihat dari aspek keseluruhan," katanya. 

Kendati Pemkot Palembang menetapkan kebijakan PPKM level 4 dengan kelonggaran aturan, Harnojoyo berharap kesadaran diri masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes) tetap berjalan optimal dan disiplin mentaati 4M.

"Kami berharap prokes dipatuhi, karena keseluruhan paling penting untuk pandemi ini protokol kesehatan. Soal waktu dan aturan sudah dibuat kebijakannya," katanya. 

Sementara soal Pemkot Palembang yang sempat menyebut kebijakan PPKM Mikro telah efektif diberlakukan dan membantu menekan angka kasus aktif positif Covid-19, Harnojoyo menyampaikan indikator tersebut dilihat dari peningkatan kasus sembuh.

"Karena efektif makanya Palembang PPKM diperpanjang. Soal level hanya perbedaan aturan. Semua kebijakan dilihat dari segala macam sektor. Yang penting prokes dan kita juga masih WFH 75 persen," katanya. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.