Diduga Asal Jadi, Pembangunan Jalan Setapak Tanah Abang Selatan Tidak ada Lantai Dasar (Pengerasan)

PALI, SP - Pembangunan jalan setapak Desa Tanah Abang Selatan kecamatan tanah Abang kabupaten penukal abab Lematang Ilir (PALI) terindikasi di kerjakan tidak sesuai dengan spek hingga di laporkan masyarakat kepada awak media.

Salah satu masyarakat kecamatan Tanah Abang berkeluh kesah kepada media kalau pembangunan jalan setapak tersebut di kerjakan tidak seperti pengerjaan jalan setapak yang lainnya.

Pada hari sabtu tgl 2 oktober 2021 salah satu masyarakat AN (inisial) yang namanya minta di rahasiakan mendatangi awak media dan melaporkan

"Pembangunan jalan setapak desa tanah Abang Selatan dikerjakan tidak seperti pekerjaan jalan setapak yang lain" jelasnya.

Jum'at tgl 3 oktober 2021 awak media langsung ke lokasi pekerjaan tersebut, dan ketika di lokasi pengerjaan tenyata pembangunan jalan setapak tersebut bersumber dari dana desa (DD) di papan informasi terebut menuliskan,
Volume:275.m x 2m x 0,15cm.

AN (inisial) menjelaskan

"kalau pembangunan jalan setapak tersebut yang hari ini selasa tgl 5 Oktober 2021 dikerjakan dua titik" jelasnya, yang satu titik diperkirakan sekitar 50 meter sementara pada titik kedua diperkirakan 40 meter.

"Jalan setapak tersebut pada titik pertama di duga di kerjakan tidak sesuai apa yang tertulis di papan informasi, karena di papan informasi terterah lebar 2 meter dan tebal 0,15 cm" jelasnya.

"Sementara pekerjaan jalan setapak pada titik kedua yang diperkirakan kurang lebih 40 meter, itu di perkirakan volume lebar cukup" jelasnya kepada  awak media,

"Pembangunan jalan setapak yang di bangun pada dua titik (dua tempat) di kerjakan tidak menghampar batu jenis apapun sebagai lantai dasar jalan"

"apa mungkin spesifikasinya seperti itu." Ungkapnya. 

"Pertanyaan kedua pembangunan jalan setapak yang dikerjakan pada dua titik tersebut Masi belum mencukupi volume sesuai yang tertulis di papan informasi" jelasnya lagi,

"karena di situ tertulis ukuran volume panjang 275 meter, sementara yang sudah dibangun pada dua titik jika digabungkan volume panjang sekitar 90 meter" jelasnya.

Ditempat tersebut Hadi, sebagai pekerja ketika di bincangi awak media dia cuma bilang nanti saja "jelas Hadi.

Kemudian Awak media meminta nomor WhattsApp kepala Desa Tanah Abang Selatan(Wadi), namun sampai hari ini kepala Desa Tanah Abang tidak menjawab konfirmasi via whatsap hanya di buka namun tidak di balas, dan ketika di datangi kerumah atau kantor beliau tidak Ada di tempat hingga berita ini diterbitkan. (Tim)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.