Waspada Banjir, La Nina Sampai Awal 2022


PALEMBANG, SP -
BMKG Sumatera Selatan (Sumsel) memperkirakan Fenomena La Nina akan terjadi sampai Awal 2022. Sehingga potensi curah hujan 70% terjadi di wilayah Indonesia termasuk Palembang, Sumsel. 

Dengan ini juga, saat ini intensitas hujan lebat ini harus terus diwaspadai mengingat bisa saja terjadi banjir atau bencana lainnya. Sebab, musim hujan akan terus berlangsung hingga April 2022.

Kordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel, Nandang mengatakan, saat ini wilayah Sumsel sedang memasuki musim hujan. Diperkirakan musim hujan akan berlangsung hingga pertengahan bulan April 2022.


"Puncak musim hujan periode ini diperkirakan ada di bulan Februari dan Maret 2022," katanya, Rabu (10/11/2021).

Nandang mengatakan, selain itu saat ini juga sedang terjadi La Nina dan diperkirakan fenomena La Nina terjadi hingga Awal tahun 2022. "Sehingga menambah potensi curah hujan di wilayah Indonesia hingga 70%," katanya. 

 Hujan dengan intensitas tinggi terus terjadi. Bahkan, di beberapa wilayah Indonesia terjadi banjir. Untuk itu stakeholder, pemerintah daerah dan masyarakat harus selalu siap siaga terhadap potensi kebencanaan.

"Seperti banjir, longsor dan angin kencang di wilayah Sumsel ini selama musim hujan berlangsung," katanya.

La Nina merupakan salah satu faktor yang menyebabkan meningkatnya curah hujan di Indonesia. Ketika La Nina terjadi, Suhu Muka Laut (SML) di Samudera Pasifik bagian tengah mengalami pendinginan di bawah kondisi normalnya.

Pendinginan SML ini mengurangi potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia secara umum. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.