-->

Notification

×

Jumlah Perkara Tindak Pidana Umum Yang Masuk ke Kejari Palembang Menurun

Monday, December 27, 2021 | 14:40 WIB Last Updated 2021-12-27T07:40:51Z

Kasi Pidum Kejari Palembang Agung Ary Kesuma SH MH (Foto : Ariel/SP)

PALEMBANG, SP -
Perkara tindak pidana umum yang masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang sepanjang tahun 2021 mengalami penurunan dibanding dengan tahun sebelumnya.

Hal itu terlihat dari jumlah data Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ditahun 2021.

Kasi Pidum Kejari Palembang Agung Ary Kesuma SH MH, mengatakan dari jumlah perkara yang masuk sepanjang tahun 2021 mengalami penurunan.

"Kalau dibanding tahun 2020, ditahun 2021 ini ada penurunan jumlah kasus yang masuk ke Kejari Palembang. Secara global, ada penurunan jumlah kasus sebayak 200 perkara," ujar Agung, Senin (27/12/2021).

Agung menjelaskan, jika di tahun 2020 untuk kasus narkotika ada sebayak 515 perkara, sedangkan di tahun 2021, ada sebanyak 485 perkara.

Untuk perkara pidana umum lainnya seperti pencurian dan kejahatan, tahun 2020 ada sebanyak 1.009 perkara, sedangkan di tahun 2021, hanya 879 perkara.

"Artinya ada penurunan jumlah kasus di Palembang selama 2021 ini. Angka tersebut di hitung dari 1 Januari 2021 sampai 23 Desember 2021 (Tutup Buku)," jelasnya.

Masih dikatakan Agung, dari ribuan pekara tindak pidana umum yang masuk ke Kejaksaan Negeri Palembang 50 persennya masih didominasi oleh perkara narkotika.

"50 persen yang masuk adalah perkara narkotika sedangkan 50 persennya lagi perkara pencurian, begal dan tindak pidana umum lainnya," pungkasnya. (Ariel)















Popular Posts

×
Berita Terbaru Update