-->

Notification

×

4 Batu Nisa Kuno di Galian IPAL Selayur Diteliti

Tuesday, January 18, 2022 | 16:04 WIB Last Updated 2022-01-18T09:04:46Z


PALEMBANG, SP -
Batu nisan kuno yang ditemukan pekerja  PT Waskita saat melakukan penggalian untuk proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Komplek Pertokoan Tengkuruk Permai Blok C, 17 Ilir, Palembang ditempatkan di Museum Sultan Mahmud Badaruddin 2.

Batu nisan kuno ini pertamakali ditemukan beberapa hari lalu kemudian baru digali kembali pada Senin malam (17/1/2022) oleh pegawai Waskita Karya, Dinas Kebudayaan Palembang, Arkeolog Sumatera Selatan (Sumsel).

Empat nisan kuno ini menurut Tim Arkeolog Sumsel Sigit Eko Prasetyo mengatakan, harus ada ahli pembaca ensrkripsi tulisan kuno apakah ini tulisan Arab Melayu atau Jawi Melayu.

"Dilihat ini seperti Arab Melayu. Dari kasat mata temuan ini bahannya dari batu granit, struktur batu yg dibuat dengan nisan ini tidak ada di Palembang, bahan bakunya dari daerah lain," katanya, Selasa (18/1/2022).

Eko mengatakan, ukir-ukiran pada batu nisan ini memang khas Palembang dan lazim ditemukan di Palembang. Dari ukiran itu ada bentuk segitiga (seperti tanjak), ini diukur bukan dicetak.

"Ukiran ini presisinya hampir sama, beda 0,5 cm ketepatan pengukurannya bagus, dari 4 nisan ditemukan bentuknya sama, 1 bentuknya agak lebar," katanya.

Melihat dari bahan batu granit yang digunakan, bahan ini tidak lazim digunakan oleh masyarakat biasa zaman dulu. "Tapi belum bisa dipastikan ini kaum bangsawan atau priyai," katanya.

Sebelumnya Kepala Balai Arkeologi Sumsel Wahyu Rizky Andhifani mengatakan, bahwa ia sempat membaca angka tahunnya yaitu 1322 jadi sekitar 1904 kisaran abad 19 atau 20.

"Yang pasti terbaca tahunnya 1322, hanya saja 3 lainnya itu masih agak ragu 1222 atau 1322 itu yang akan diperdalam lagi analisanya. Nanti akan dibedakan atau epigrafi dan nantinya akan terlihat jelas," katanya. (Ara)















Popular Posts

×
Berita Terbaru Update