-->

Notification

×

Tawuran Pelajar Kembali Terjadi di Kecamatan Lais

Thursday, February 17, 2022 | 17:20 WIB Last Updated 2022-02-17T10:20:28Z


MUBA, SP -
Aksi tawuran sesama pelajar kembali terjadi di Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu, (16/2/2022).

Terpantau, sekira pukul 13.43 WIB. Kanit Intel Polsek Lais, Babinkamtibmas Polsek lais, Babinsa Desa Lais, Kasi trantibun dan staf trantib kecamatan Lais turun kelokasi kejadian jalan Simpang Bonot Pasar Desa Lais, berupaya membubarkan aksi tawuran tersebut.

Menurut salah satu warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, aksi tawuran sesama pelajar ini sudah yang keberapa kalinya.

"Iya Pak, ada sekelompok anak muda berpakaian sekolah kembali melakukan tawuran di jalan simpang bonot ini," jelasnya.

Dirinya berharap, kepada dinas terkait adanya pantauan atau tindakan untuk mencegah kembali terjadinya aksi tawuran pelajar ini.

"Tawuran yang dilakukan sekelompok pemuda pelajar ini membuat resah warga setempat pak," imbuhnya.

Sementara, Kepala UPT SMK Negeri 8 Musi Banyuasin Pihan SPd saat dikonfirmasi via Whatsapp menjelaskan, siswa pelajar yang melakukan tawuran telah diselesaikan di Polsek Lais.

"Besok (hari ini-red), pihak sekolah mengundang Pemerintah Kecamatan Lais, Koramil dan anggota kepolisian untuk kerja sama mengadakan sosialisasi terhadap siswa SMK, khususnya siswa laki-laki," jelasnya, Kamis (17/2/2022)

Terpisah, Camat Lais Demoon Hardian Eka Suza SSTP Msi saat dikonfirmasi, sangat menyayangkan kembali terjadi peristiwa tawuran antar pelajar tersebut.

Dirinya berharap, orang tua, pendidik, serta pihak-pihak terkait harus berperan aktif agar kejadian serupa tidak kembali terulang dimasa yang akan datang.

Dirinya juga mengingatka, agar orang tua tidak hanya sekedar menitipkan anaknya disekolah, tapi juga harus ikut melakukan pengawasan. Guru bukan hanya sekedar mengajar tapi juga harus mendidik dengan penanaman nilai nilai kebaikan.

Selain itu tambahnya, pendidikan nilai-nilai agama juga harus ditanamkan kepada anak - anak sejak usia dini, selain dari kegiatan penyuluhan dan bimbingan lain yang juga harus digalakkan kepada setiap anak didik.

"Kita sangat menyayangkan dan prihatin sekali atas kejadian ini. Harapan kami dan harapan kita semua, hal ini tidak terulang kembali," pungkasnya. (ch@)















Popular Posts

×
Berita Terbaru Update