-->

Notification

×

Sudah Lama Mangkrak, Zainal Berharap Pembangunan Masjid Sriwijaya Bisa Dilanjutkan

Monday, April 04, 2022 | 21:24 WIB Last Updated 2022-04-04T14:24:45Z

Zainal Berlian Seusai menjadi saksi dalam sidang masjid sriwijaya di Pengadilan Tipikor Palembang (Foto: Ariel/SP) 

PALEMBANG, SP -
Mantan Bendahara Umum Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya Zainal Burlian, berharap agar proses pembangunan Masjid Sriwijaya dapat dilanjutkan oleh Pemprov Sumsel.


Hal itu dikatakannya, dihadapan majelis hakim yang diketuai Abdul Aziz SH MH, saat dihadirkan menjadi saksi untuk terdakwa Muddai Madang dalam sidang lanjutan pembuktian perkara dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya di Pengadilan Tipikor Palembang, Senin (4/4/2022).


Dalam keterangannya Zainal menyampaikan, bahwa mengingat kondisi pembangunan Masjid Sriwijaya yang saat ini mangkrak sangat sayang kalau tidak dilanjutkan proses pembangunannya.


"Izin yang mulia, dengan kondisi pembangunan Masjid yang saat ini mangkrak dan dana 130 miliar sudah digelontorkan serta mengingat cita-cita tokoh masyarakat yang menginginkan Sumsel mempunyai Masjid termegah di Asia Tenggara, jadi sekiranya proses Pembangunan Masjid Sriwijaya dapat dilanjutkan," ujar Zainal dihadapan majelis hakim.


Selain Zainal Burlian, tim Jaksa Penuntut Umum Kejati Sumsel juga kembali menghadirkan Wakil Bupati Ogan Ilir Ardani beserta delapan saksi lainnya.


Mereka adalah, Ricard Cahyadi, Ramadhan Basyeban, M.A Gantada, Aminudin, Burkian, Norman, Edi Garibaldi dan Lumasia.


Seusai sidang saat ditemui awak media Zainal Burlian membenarkan dirinya meminta agar pembangunan Masjid Sriwijaya dapat dilanjutkan.


"Kami berharap dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh tokoh-tokoh Sumsel bahwa Masjid Sriwijaya yang menjadi kebanggaan masyarakat dapat terwujud, dengan itu diharapkan agar proses pembangunannya dapat dilanjutkan," ujar Zainal.


Menurutnya, lokasi Masjid Sriwijaya yang strategis dan berdampingan dengan UIN Raden Fatah Palembang, yang mana nantinya yang akan memakmurkan masjid tersebut adalah masyarakat sekitar dan mahasiswa beserta jajaran UIN Raden Fatah.


Namun demikian lanjut Zainal, apabila pembangunannya dilanjutkan, pihak yayasan sesuai dengan kesepakatan bersama hanya mau menerima kunci dan untuk pembangunannya diserahkan kepada Pemprov Sumsel.


"Karena untuk membangun Pemprov yang punya ahli, tenaga dan sebagainya, saya selaku Ketua Umum Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya tidak mau dilibatkan dalam proses pembangunan dan hanya mau menerima kunci, nanti akan kami kelola Masjid tersebut. Dengan demikian harapan kami kepada Gubernur Sumsel Herman Deru, mau meneruskan pembangunan Masjid Sriwijaya, karena sangat sayang sekali uang sebesar Rp 130 miliar yang sudah digelontorkan apakah harus sia-sia begitu saja," pungkasnya. (Ariel)















Popular Posts

×
Berita Terbaru Update