Notification

×

Tag Terpopuler

Pasca Geledah di Palembang, KPK Tak Lagi Update Penyidikan Kasus Korupsi PT SMS?

Friday, April 28, 2023 | Friday, April 28, 2023 WIB Last Updated 2023-04-28T03:50:55Z

Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (Foto : Istimewa)

PALEMBANG, SP - Sejak terakhir melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kerja sama pengangkutan Batubara pada PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) yang merupakan salah satu BUMD milik Pemprov Sumsel pada pertengahan Maret 2023 lalu. 


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga saat ini, belum memberikan update terbaru terkait proses penyidikan perkara tersebut.


Bahkan sejak bulan Ramadhan dan cuti lebaran Idul Fitri 1444 H, penyidikannya diduga dihentikan sementara tanpa ada keterangan resmi dari KPK.


Ketika saat dikonfirmasi terkait update terbaru proses penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengangkutan Batubara pada PT SMS, Juru bicara KPK Ali Fikri belum merespon konfirmasi media ini, Jumat (28/4/2023).


Diberitakan sebelumnya, pada Maret 2023 lalu, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi dari pihak perusahaan swasta dan petinggi PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) untuk diperiksa sebagai saksi terkait dalam penyidikan perkara tersebut.


Ali Fikri menjelaskan, para saksi diperiksa dan di dalami pengetahuannya antara lain terkait dengan pelaksanaan operasional keuangan di PT SMS, termasuk adanya dugaan perintah dari pihak yang terkait dengan perkara ini untuk melakukan transaksi keuangan fiktif. 


Sebelumnya beberapa waktu lalu, selain memeriksa belasan saksi, penyidik KPK juga juga telah melakukan penggeledahan di wilayah Kota Palembang dengan lokasi yang digeledah yaitu, 4 gedung perkantoran dari pihak rekanan PT SMS. 


Dalam penggeledahan tersebut, bukti yang ditemukan diantaranya berbagai dokumen maupun alat eletronik yang diduga dapat mendukung proses penyidikan perkara tersebut.


Dalam penyidikan diketahui, KPK telah melakukan pendalaman terkait dengan administrasi pembukuan keuangan PT SMS yang diduga dikondisikan oleh pihak yang terkait dengan perkara tersebut, dan teknis pembayaran dalam kerjasama pengangkutan batubara.


Serta mendalami terkait pelaksanaan kerjasama dengan PT SMS dalam aktivitas pengangkutan batubara di Sumsel. 


Penyidik KPK juga mendalami pengeluaran uang dari kas PT SMS tanpa bukti yang jelas dan diduga mengalir ke pihak yang terkait dengan perkara tersebut.


Bahkan guna mengusut aliran dana PT SMS, penyidik KPK juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pegawai Bank Mandiri Cabang Palembang. 


Terkait kontruksi lengkap perkara, pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dan pasal yang disangkakan, KPK akan menyampaikan ketika proses penyidikan dinilai cukup dan dilanjutkan dengan upaya paksa penangkapan maupun penahanan. (Ariel)

×
Berita Terbaru Update