Notification

×

Tag Terpopuler

Ratu Dewa: Sekolah Rusak di Palembang Harus Rampung 2027

Monday, January 05, 2026 | Monday, January 05, 2026 WIB Last Updated 2026-01-05T12:24:27Z


PALEMBANG,SP – Pemerintah Kota Palembang menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memprioritaskan perbaikan sarana dan prasarana sekolah dalam dua tahun ke depan, yakni 2026 hingga 2027. 


Langkah ini dilakukan menyusul masih tingginya jumlah sekolah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat keparahan.


Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Palembang, Affan Prapanca ST MT, mengungkapkan bahwa dari total 249 Sekolah Dasar (SD) di Kota Palembang, sebanyak 130 sekolah memerlukan penanganan. Tingkat kerusakan pun bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.


“Dari jumlah tersebut, terdapat 35 bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat, sebagian besar lainnya rusak sedang, dan sisanya rusak ringan. Untuk perbaikan dan revitalisasi sudah kami ajukan ke pemerintah pusat, serta akan didukung melalui APBD,” ujar Affan.


Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), terdapat 61 sekolah yang membutuhkan perbaikan. Rinciannya, 11 sekolah mengalami kerusakan berat, 17 sekolah rusak sedang, dan sisanya dalam kondisi rusak ringan.


“Perbaikan sekolah rusak pada tahun 2026 tetap akan menggunakan kombinasi dana dari pemerintah pusat dan APBD, baik untuk SD maupun SMP,” katanya.


Berdasarkan data yang dihimpun sepanjang tahun 2025, tercatat sekitar 35 persen SD dan 30 persen SMP di Kota Palembang mengalami kerusakan. Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Palembang karena berdampak langsung terhadap kenyamanan serta kualitas proses belajar mengajar.


Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan bahwa perbaikan sekolah menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, masih banyak sekolah yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dari sisi sarana dan prasarana pendukung pendidikan.


“Perbaikan sekolah menjadi prioritas utama kami. Masih banyak SD dan SMP yang membutuhkan perhatian, terutama dari sisi sarana dan prasarana,” kata Ratu Dewa.


Ia menjelaskan, kebutuhan anggaran untuk perbaikan sekolah cukup besar, sehingga Dinas Pendidikan akan mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan. Selain mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkot Palembang juga mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat.


Ratu Dewa menargetkan seluruh program perbaikan sekolah dapat dituntaskan dalam kurun waktu dua tahun. Tidak hanya menyasar SD dan SMP, program ini juga mencakup Taman Kanak-Kanak (TK) serta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh wilayah Kota Palembang.


“Dalam dua tahun ke depan, kami menargetkan seluruh sarana dan prasarana pendidikan, mulai dari SD, SMP, TK hingga PAUD, sudah diperbaiki dan layak digunakan,” katanya. (Ara)

×
Berita Terbaru Update