Notification

×

Tag Terpopuler

Pemkot Evaluasi Total, CFD Palembang Urung Diluncurkan Pekan Ini

Monday, April 13, 2026 | Monday, April 13, 2026 WIB Last Updated 2026-04-13T09:42:01Z


PALEMBANG,SP – Rencana peluncuran resmi Car Free Day (CFD) di Kota Palembang yang semula dijadwalkan pada Minggu, 18 April 2026, dibatalkan. 


Keputusan ini diambil setelah uji coba yang digelar pada Minggu (12/4/2026) menuai banyak keluhan masyarakat akibat kemacetan parah, terutama di jalur alternatif Jembatan Musi VI.


Kemacetan terjadi karena pengalihan arus dari penutupan sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Sudirman hingga Jembatan Ampera. Dampaknya, volume kendaraan menumpuk di titik-titik tertentu, khususnya di Jembatan Musi VI yang dinilai belum memiliki pengaturan lalu lintas yang optimal.


Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan bahwa CFD dengan panjang rute sekitar 2,8 kilometer tersebut belum dibatalkan sepenuhnya, melainkan akan kembali diuji coba setelah dilakukan evaluasi menyeluruh. Evaluasi ini melibatkan Dirlantas Polda Sumsel, Satlantas Polrestabes Palembang, serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang.


“Uji coba tetap akan dilakukan kembali dengan sejumlah catatan penting, terutama terkait pengaturan lalu lintas dan penempatan petugas di lapangan,” ujar Ratu Dewa.


Ia mengungkapkan, ke depan akan dilakukan penambahan personel pengamanan, termasuk dari unsur kepolisian, serta kajian komprehensif terkait titik-titik rawan kemacetan seperti di Jembatan Musi IV dan Musi VI. Selain itu, Pemkot juga mempertimbangkan opsi penyesuaian rute CFD, bahkan kemungkinan pembatasan area, misalnya hanya dari Bundaran Air Mancur hingga Pasar Cinde.


Tak hanya itu, kajian juga mencakup jadwal penutupan Jembatan Ampera yang kemungkinan akan dilakukan satu hingga dua kali dalam sebulan, guna meminimalisir dampak terhadap lalu lintas harian masyarakat.


Sementara itu, untuk kegiatan Car Free Night (CFN) yang telah diuji coba pada Sabtu malam (11/4/2026) di sepanjang Jalan Kolonel Atmo, dipastikan tetap berjalan. Pemkot berencana meningkatkan fasilitas pendukung, seperti penambahan lampu penerangan jalan, lampu portabel, serta pemasangan CCTV demi kenyamanan dan keamanan pengunjung.


Pemkot juga menyoroti persoalan parkir liar dan pengelolaan sampah yang masih semrawut. Untuk itu, akan disiapkan kantong-kantong parkir tambahan serta penerapan sanksi tegas bagi pelanggar kebersihan. Edukasi kepada masyarakat dan pedagang juga akan digencarkan melalui peran Dinas Kominfo di lapangan.


Kepala Dishub Kota Palembang, Agus Supriyanto, mengakui bahwa jumlah personel di lapangan saat uji coba masih belum memadai. Dari total sekitar 100 personel yang dikerahkan, sebagian besar difokuskan di kawasan Sudirman dan Ampera, sementara di Jembatan Musi VI hanya terdapat dua regu dengan total 6 hingga 10 personel.


“Memang di titik tersebut personel kami masih kurang, sehingga ke depan akan dilakukan penambahan, khususnya di titik-titik rawan kemacetan,” jelasnya.


Pemkot memastikan, hasil evaluasi ini akan menjadi dasar perbaikan sebelum CFD kembali diuji coba. Harapannya, kegiatan tersebut dapat berjalan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas serta tetap memberikan manfaat bagi masyarakat. (Ara)

×
Berita Terbaru Update