Notification

×

Tag Terpopuler

Palembang Siapkan Sekolah Rakyat, Dibangun Agustus 2026 di Lahan 6,9 Hektar

Wednesday, June 17, 2026 | Wednesday, June 17, 2026 WIB Last Updated 2026-06-17T10:14:47Z


PALEMBANG,SP – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat yang akan berdiri di lahan seluas 6,9 hektare di kawasan dekat Lanud Sri Mulyono Herlambang, Kecamatan Sukarami.


Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Raimon Lauri, mengatakan seluruh persyaratan dan kriteria yang dibutuhkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat telah dipenuhi. Saat ini, proses yang masih berjalan adalah penyelesaian administrasi berupa pelimpahan aset lahan dari Lanud Sri Mulyono Herlambang kepada Pemkot Palembang.


"Jadi di lahan seluas 6,9 hektare ini akan dibangun Sekolah Rakyat. Kriteria yang dibutuhkan sudah kita penuhi. Pembangunan direncanakan dilakukan pada bulan Agustus 2026," kata Raimon.


Menurutnya, perkembangan terbaru proyek tersebut tinggal menunggu penandatanganan proses pelimpahan aset. Setelah proses itu rampung, pembangunan akan masuk ke tahapan berikutnya yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).


"Jika pelimpahan aset dari Lanud ke Kota Palembang sudah ditandatangani bersama, maka proses selanjutnya akan ditangani Kementerian PUPR. Jika seluruh tahapan disetujui, Sekolah Rakyat dapat segera terwujud di Palembang," ujarnya.


Raimon menjelaskan, proyek ini saat ini telah memasuki tahap ketiga. Pada Juni hingga Juli 2026 direncanakan masuk proses pembangunan setelah tahapan lelang selesai dilakukan oleh Kementerian PUPR.


Sekolah Rakyat tersebut akan dibangun di lahan yang berlokasi di kawasan Lanud Sri Mulyono Herlambang, tepatnya di Jalan Anggrek IV, di belakang Sekolah Penerbang.


"Targetnya setelah lelang pada Agustus, pembangunan berlangsung sekitar enam bulan. Jika sesuai jadwal, pada Desember 2026 Palembang sudah memiliki Sekolah Rakyat," jelasnya.


Untuk penerimaan peserta didik, Raimon mengatakan proses rekrutmen akan dilakukan oleh Kementerian Sosial bekerja sama dengan Pemkot Palembang. Data calon siswa akan mengacu pada rekomendasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan stakeholder terkait.


Prioritas penerimaan diberikan kepada anak-anak yang berasal dari keluarga dalam kategori Desil 1 dan Desil 2, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.


Selain menyediakan pendidikan gratis, Sekolah Rakyat juga akan dilengkapi dengan fasilitas asrama tanpa biaya bagi peserta didik. Sekolah tersebut dirancang menampung sekitar 1.000 siswa mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).


Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Palembang. (Ara)

×
Berita Terbaru Update