![]() |
- Siap Bersaing Pada Bursa Pencalonan Ketua KONI Sumsel 2019-2023
PALEMBANG, SP - Masih kosongnya tampuk kepemimpinan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan dikarenakan belum adanya kepastian kapan jadwal yang mengagendakan pemilihan ketua baru periode 2019-2023 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi luar Biasa KONI Sumsel menggantikan H. Alex Noerdin
Namun ada beberapa Kandidat yang menyatakan diri siap untuk ikut dalam bursa bakal calon ketua KONI Sumsel, salah satunya datang dari Wakil Ketua Bidang SDM dan Mobilisasi KONI Sumsel, HM Asnawi HD SH Msi.
Asnawi terketuk untuk mencalonkan diri sebagai Ketua KONI Sumsel Periode 2019-2023 bermula dengan kekhawatirannya serta makin merosotnya prestasi-prestasi atlet Sumsel dalam beberapa event yang diselenggarakan seperti event tingkat nasional Pekan Olahraga Nasional yang dinilainya tiap tahun semakin sulit untuk bersaingan dengan provinsi lainnya.
Dikatakan Asnawi, salah satu indikator keberhasilan program yang dilaksanakan KONI dilihat dari pencapaian prestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), meski tidak bermaksud menghakimi Asnawi membandingkan prestasi atlet Sumsel dalam beberapa kali PON terakhir yang terus melorot. Yang terdekat adalah mempersiapkan kontingen Sumsel untuk berlaga di ajang PON 2020 di Papua.
“Awalnya saya mempunyai impian untk calon ketua KONI mendatang datang diharapkan muncul dari tokoh muda yang mumpuni sekaligus track record-nya selama ini memang dikenal pecinta olahraga dan mempunyai cita-cita memajukan kembali prestasi olahraga di Sumsel yang kini terpuruk,” ucap Asnawi membuka kisah terkait pencalonannya di kantor KONI Sumsel Jl Jend Sudirman, akhir pekan lalu.
Akan tetapi sampai sejauh ini menurut pria yang kini juga dipercaya sebagai Sekretaris Pelti Sumsel ini dirinya belum melihat ada sosok muda yang berani muncul untuk menduduki puncak kepemimpinan KONI Sumsel seperti yang diharapkan.
"Insyallah apabila dirinya diberikan amanah oleh mayoritas pemilik suara dari total 72 suara yang bakal mengikuti musprov kali ini, saya siap maju sebagai calon ketua KONI Sumsel, atas dorongan dari perwakilan dari sejumlah pengurus cabang olahraga KONI se kabupaten/kota untuk periode yang akan datang". Tegas Asnawi
Melihat perjalanan karirnya, Asnawi bukanlah orang baru di jajaran kepengurusan KONI, selain menjadi Sekretaris Pelti Sumsel selama empat periode, mertua dari politisi PDI-Perjungan HM Giri Ramandha NK ini sempat menduduki sejumlah jabatan strategis di KONI Sumsel. Diantaranya di tahun 2000-2003 sebagai Wakabid Pembinaan dan Prestasi (Binpres), Wakabid Organisasi (2003-2006) hingga Kabid Monitoring dan Evaluasi KONI Sumsel tahun 2006-2009.
Ada empat program utama yang bakal Asnawi perjuangkan jika diberikan kepercayaan sebagai Ketua KONI Sumsel periode 2019-2023, demi membangkitkan lagi semangat olahraga di Sumsel yang beberapa puluh tahun lalu pernah berjaya, selalu berada diperingkat lima besar nasional.
Pertama, akan melakukan restrukturisasi atau perbaikan manajemen organisasi KONI Sumsel secara menyeluruh pasalnya selama ini banyak diantaranya didominasi oleh mereka yang tak memahami tugasnya
Kedua, kembalikan KONI sesuai dengan tupoksinya yakni melakukan pembinaan atlet utamanya para atlet muda asli daerah, ketiga perlu lebih meningkatkan dan membangun koordinasi dengan KONI kabupaten/kota. Bahkan, apabila memungkinkan ada aturannya KONI provinsi mengalokasikan dana pembinaan bagi KONI kabupaten/kota.
“Program terakhir yang tak boleh ditinggalkan yang merupakan kunci adalah meningkatkan biaya operasional di setiap cabor dan meningkatkan kesejahteraan atlet serta pelatih,” tutup Asnawi yang kini dipercaya sebagai Staf Khusus Walikota Palembang Bidang Pelayanan Publik ini. (Fly)
