![]() |
| Empat Balok Direktur Polsri Bersaing Sampaikan Visi Misi dan Program Kerja (foto/raf) |
PALEMBANG, SP - Empat bakal calon Direktur Politehnik Sriwijaya periode 2020-2024
yakni Ir Sairul Efendi MT dari Jurusan Teknik Mesin, Drs Zakaria MPd dari
Jurusan Bahasa Inggris, Ir A Rahman MT dari Jurusan Teknik Elektro dan Dr
Ing Ahmad Taqwa MT dari Jurusan Teknik Elektro, Kamis
(12/9/2019) menyampaikan visi, misi dan program kerja mereka di Aula KPA, Kamis
(12/9).
Terlihat para bakal calon
ini nampak santai mengikuti rapat senat terbuka yang dihadiri oleh anggota
senat dan para tamu undangan.
Ketua Senat, Zamheri, ST,
MT. mengatakan, Karena memenuhi anggota senat yang hadir maka rapat senat
terbuka dengan agenda tunggal penyampaian visi, misi dan program kerja dibuka.
Sebelum menyampaikan visi,
misi dan program kerja empat bakal calon ini mengambil nomor urut untuk
menyampaikan visi misi dan program kerja.
Nomor urut satu untuk
pemaparan visi misi dan program kerja yakni Drs Zakaria MPd dari Jurusan
Bahasa Inggris, nomor urut dua penyampaian yakni Ir A Rahman MT dari
Jurusan Teknik Elektro, nomor urut tiga yakni
Dr
Ing Ahmad Taqwa MT dari Jurusan Teknik Elektro dan terakhir
yakni Ir Sairul Efendi MT dari Jurusan Teknik Mesin.
Setiap penyampaian visi,
misi dan progran kerja ini diberikan waktu selama lima belas menit.
Sairul yang mendapatkan
kesempatan pertama menjawab pihaknya akan berusaha untuk kerja keras semua
pihaknya. Menurutnya dalam menangani kearsipan data , sarana dan prasaran masih
kurang dan ini menjadi penghambat.
"Ini menjadi PR dan
tantangan besar bagi kami bakal calon Direktur. Kedepan pola
pendataan, dokumentasi yang belum rapi ini akan dirapikan. Kalau rapi tak
akan tergeser clusternya dari 5 besar," ujar Zakaria.
Hal yang sama juga
diungkapkan oleh calon petahanan, Taqwa mengatakan penilaian ini titik terlemah
ada di sistem administrasi, hampir semua di kelembagaan turun karena ini.
"Dari data tersebut
memancing kita semua untuk memperbaiki titik ini. Itu juga yang akan kita
perbaiki contoh data kerjasama dan lain sebagianya. skema pola pencatatan
di pusat kunci pembebagan adminsitrasi," tegasnya dalam waktu tiga menit ,
waktu yang diberikan oleh panitia.
Bakal calon Direktur, Rahman
juga mengatakan langkah konkrit yang akan dilakukan jika dirinya terpilih yakni
selalu aktif dan kontrol administrasi. "Jika ini kita lakukan maka
predikat ini akan kita geser, bukan nomor dua lagi tapi bisa menjadi nomor
satu," tegas dia.
Usai pemaparan, para empat
balon ini mendapatkan pertanyaan yang sama dari Kemenristek Dikti yang diwakili
oleh Direktur Pembinaan Kelembagaan Kemenristekdikti, Toto Prasetio. Toto
menekankan pertanyaan terhadap bagaimana langkah empat bakal calon ini untuk
menaikkan posisi Polsri yang saat ini terpuruk diurutan nomor 12 dari
sebelumnya di posisi ke 2.
"Urutan Polsri
sekarang jauh merosotnya sampai ke 12 dari sebelumnya posisi 2. Bagaimana
langkah jika anda terpilih untuk meningkatkan atau mengembalikan posisi Polsri
lebih baik lagi?. Secara garis besar, semua jawaban dari empat bakal calom
kandidat ini dikarenakan sistem yang belum terintegrasi dengan baik,”ujarnya
Toto Prasetio mengatakan
pihaknya sudah mendengarkan visi misi dan program kerja dari keempat bakal
calon Direktur Polsri namun ia belum bisa menilai.
"Ini baru kita dengar
paparan selama lima belas menit dan kita belum bisa menilai. Dan saya tadi
bertanya untuk mengarahkan bakal calon itu untuk menjawab secara sistematis apa
sih langkah-langkah mereka untuk memajukan Polsri," jelasnya.
Kata dia, empat bakal calon
ini adalah orang politeknik sehingga harus tahu dengan semua keadaan.
"Baguslah niatnya dan naiwaitunya untuk memajukan Polsri. Kami menyerahkan
semuanya ke Polsri untuk memilih pemimpin yang terbaik,"beber dia.
Kata dia, untuk melakukan
upaya peningkatan Polsri yakni ada tiga hal yakni dari pimpinannya atau
leadership, komitmen yang kuat dan sistem yang terintegrasi baik.
"Saya lihat
sistem belum baik, saya lihat data menjadi hambatan dan harapan kami
Polsri bisa kembali ke posisi dua ," bebernya.
Sementara itu, Ketua Panitia
Pemilihan Direktur Polsri Dicky Seprianto mengatakan dari empat tahapan
pemilihan direktur yang dimulai penjaringan, penyaringan, pemilihan dan
penetapan.
"Nah saat ini sudah
memasuki penyaringan yang dilakukan dengan penyampaian visi misi dan progran
kerja yang dihadiri oleh pejabat Kemenristek Dikti," jelas dia.
Setelah visi misi dan
pemaparan dilakukan tanya jawab dserta akan dilakukan rapat senat tertutup
untuk mendapatkan tiga calon direktur.
"Selanjutnya proses
laporan secara resmi oleh Kemenristek Dikti yang nanti akan dilakukan pemilihan
yang akan dihadiri oleh kuasa menteri yang memiliki persentase suara 35 persen
dan senat 65 persen," jelas dia.
Setelah itu, akan dirapatkan
untuk penetapan siapa yang akan terpilih sebagai Direktur Polsri dan akan
dilantik.
"Kita berharap Direktur Polsri 2020-2024
benar-benar berdasarkan aspirasi masyaraka, “Semoga proses ini akan berjalan
lancar ,”harapnya.(Raf)
