Notification

×

Tag Terpopuler

50 Halte Trans Musi Rusak Parah

Wednesday, October 30, 2019 | Wednesday, October 30, 2019 WIB Last Updated 2019-10-30T09:54:07Z

PALEMBANG, SP - Para pengguna Bus Trans Musi nampaknya harus bersabar hingga tahun depan agar dapat menggunakan halte dalam keadaan layak. Sebab di beberapa titik ditemukan sudah rusak parah dan Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perhubungan baru akan menganggarkannya tahun depan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Agus Rizal mengatakan, pihaknya telah menginvetarisir halte mana saja yang rusak. Seperti diantaranya di Jalan Sudirman dan Basuki Rahmat. Kerusakan halte mulai dari telah hilangnya atap, lantai rusak dan tiang halte yang patah.

"Dari total 253 halte yang ada, 50 dalam keadaan rusak berat. Halte yang rusak parah memang harus dibangun lagi, sementara digantikan dulu dengan halte portable," katanya, Rabu (30/10/2019).

Diakuinya, selama tiga tahun terakhir ini tidak ada pembangunan halte dalam perbaikannya. Dishub mengandalkan kerjasama dengan pihak ketiga yang ingin berpartisipasi. Terutama tahun lalu ada event Asian Games dimana beberapa pihak ketiga memperbaiki halte Trans Musi.

"Perbaikan halte Trans Musi ini memang tahun-tahun kemarin tidak dianggarkan, baru akan dianggarkan lagi tahun depan," jelasnya. 

Perbaikan halte ini butuh dana yang tidak sedikit. Terutama halte yang mengalami kerusakan terbilang berat. Pemerintah membutuhkan anggaran perbaikan yang besar berkisar Rp30 juta untuk satu halte. 

"Untuk angka pasti berapa besaran anggaran kita akan perhitungkan dulu, tapi memang tidak sedikit," katanya.

Kondisi halte Trans Musi banyak yang kurang layak digunakan, akibat keterbatasan dana yang dimiliki, Agus mengatakan, Meski tidak dianggarkan, mengajak kerjasama pihak ketiga untuk berkontribusi memperbaiki tempat pemberhentian bus itu. 

Baik itu perusahaan, lembaga pemerintahan, pendidikan dan lainnya untuk membantu melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau dana hibah. 

"Seperti sebelumnya sudah ada beberapa perbankan dan perusahaan swasta yang membantu dalam bentuk CSR. Para pemberi CSR ini bebas mendesain atau membranding sesuai dengan perusahaan / instansi mereka," katanya. (Ara).
×
Berita Terbaru Update