Notification

×

Tag Terpopuler

Desak Kejati Sumsel Usut Tuntas Kasus Dana Silpa Sekretariat DPRD Lahat

Wednesday, October 30, 2019 | Wednesday, October 30, 2019 WIB Last Updated 2019-10-30T09:02:30Z

PALEMBANG, SP - Sebanyak puluhan massa geruduk gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel dari elemen masyarakat yang tergabung dalam DPD Nasional Corruption Watch (NCW) Kabupaten Lahat menggeruduk Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Kamis (30/10). 

Adapun kedatangan mereka untuk mempertanyakan tindak lanjut laporan yang terkait dugaan penyalah gunaan uang negara sebesar Rp5,6 milyar yang diduga telah diselewengkan oleh oknum pejabat di ruang lingkup Sekretariat DPRD Kabupaten Lahat dan telah dilaporkan ke Kejati Sumsel beberapa bulan silam. 

Seperti yang disampaikan Dodo Arman selaku koordinator aksi, indikasi penyelewengan uang negara ini terjadi pada dana sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) Sekretariat DPRD Lahat pada tahun 2014. 

"Keseluruhan anggaran pada pos Sekretariat DPRD Lahat sisa Rp5,6 milyar tersebut diminta untuk dikeluarkan secara paksa oleh seorang oknum pejabat disana dan ini menurut kesaksian langsung dari bendahara DPRD Lahat yang telah diambil dalam beberapa kali tahapan sampai habis seluruhnya bahkan diminta untuk menyerahkan kwitansi kosong yang sudah ditandatangani dan di cap oleh Sekretariat Dewan," ungkap Dodo dalam orasinya. 

Dodo merincikan bahwa, terkait kasus ini, pihaknya telah terlebih dahulu melaporkannya ke Kejagung RI. 

"Dari pihak Kejagung sudah ada disposisi agar penanganan kasus ini dilakukan penyidik Kejati Sumsel, Namun sampai saat ini belum ada kejelasan penanganan kasus tersebut sudah sampai tahap apa. Makanya untuk memastikan hal tersebut makanya kami datang untuk menanyakan tindak lanjutnya," jelas Dodo. 

Setelah nelakukan orasinya di depan ointu utama gedung Kejati Sumsel, lalu perwakilan dari para pendemo diterima Kepala Kejati Sumsel yang menginstruksikan Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Sumsel Dedy Suwardi,SH,MH untuk menemui para pendemo. 

"Setelah dari hasil orasi kawan-kawan NCW Lahat tadi kami sangat sampaikan apresiasi, hingga saat ini setelah di cek ternyata penanganan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan (lid), serta nantinya kami juga bakal kembali menjadwalkan pemanggilan terhadap pelapor," ucap Dedy saat dikonfirmasi usai menerima perwakilan pendemo menghadap Kepala Kejati Sumsel.

Sementara itu di halaman depan kantor Kejati Sumsel nampak berjaga-jaga puluhan personel kepolisian gabungan dari Polresta Palembang dan personel Polsek SU 1 Palembang, guna mengamankan jalankan demo yang berlangsung tertib dan damai yang kemudian puluhan massa aksi tersebut setelah diterima oleh pihak Kejati Sumsel langsung membubarkan diri.(Fly)
×
Berita Terbaru Update