![]() |
PALEMBANG, SP - Tim Sepakbola Sumatera Selatan terancam gagal merebut tiket untuk melaju ke PON XX Papua 2020 mendatang, usai di tumbangkan oleh Nangroe Aceh Darussalam dengan skor tipis 1-0 pada ajang Porwil Bengkulu, Selasa (29/10) lalu di Stadion Padang Panjang Bengkulu Selatan.
Torehan ini membuat peluang tim Sumsel untuk maju ke semi final semakin berat, pasalnya dalam tiga kali pertandingan anak asuhan Handry Wicaksono ini belum pernah menyumbangkan kemenangan.
Sumsel hanya mampu menahan imbang Sumatera Utara dengan (1-1) dan Kepri (0-0), dan juga kalah melawan Aceh (1-0), namun apabila ingin mengamankan poin ke fase selanjutnya, maka Tim Sumsel harus bisa mengalahkan Bangka Belitung pada laga selanjutnya yang akan di gelar Kamis (31/10/2019) besok.
“Memang peluang kami berat, namun semua itu bisa terjadi, semoga ada keajaiban,”ujar Pelatih Tim sepakbola Palembang Hendry Wicaksono.
Sementara itu Hendry juga mengucapkan selamat pada Aceh yang sukses melaju ke semifinal sekaligus memastikan diri lolos pada PON mendatang, setelah mampu merajai grup B dengan mengumpulkan poin 10 dari 4 kali bertanding.
“Saya ucapkan selamat kepada tim Aceh yang lolos ke babak semifinal dan berhak melaju ke PON,” lanjutnya.
Tim Sepakbola Sumsel sendiri sebelumnya ditargetkan membawa pulang emas di ajang Porwil, bahkan untuk mewujudkan asa tersebut Sumsel meminjamkan beberapa pemain yang berlaga di Liga 3.
Seperti Muba United meminjamkan 8 pemainnya, sebut saja Harlan Suardi, Rizky Bayu, M Lutfi Hermanwan, Habib Arif Fadillah, Nurrofik, Dody Alfayet, Adistya Wicaksana dan Nurdian M Chaniago.
Tak hanya Muba United PS Palembang pun diketahui ikut meminjamkan 5 pemainnya, dan terakhir ada 2 pemain dari Persimura yang juga ikut andil meramaikan tim Sumsel. (Nis)
