Dibacok Kakak Ipar, Usus Petani Terburai

Pelaku pembacokan, Jumaini saat diamankan jajaran Polsek Semidang Aji (foto/ist)
BATURAJA, SP – Wadin (30), petani asal Desa Keban Agung Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), nyaris menemui ajalnya, Selasa (14/4) sore, sekira pukul 15.30 WIB. 

Wadin dibacok secara membabi buta oleh Jumaini (42), tetangga korban, yang tak lain kakak ipar korban sendiri. Usut punya usut, peristiwa memilukan itu terjadi lantaran utang piutang pembelian sepeda motor. 

Korban sendiri mengalami luka di bagian tangan sebelah kiri dan perut, hingga usus korban terburai di tanah. Korban dibawa ke RSUD Baturaja untuk dilakukan perawatan. Sementara, pelaku berhasil diamankan jajaran Polsek Semidang Aji. 

Dijelaskan Kapolres OKU AKBP, Arif Hidayat Ritonga SIK MH melalui Kapolsek Semidang Aji, Iptu Achmad Bastari didampingi Kanit Intel Bipka Hadi Suhendra menjelaskan, jika tersangka memiliki utang Rp 1 juta kepada korban.

“Awalnya mereka jual beli motor tahun 2019 seharga Rp 1,5 juta. Korban memberikan uang muka Rp 500 ribu, sisanyanya akan dilunasi jika korban sudah menerima BPKB motor tersebut,” ujar Bastari. 

Belum sempat membayar sisa hutang, korban ditangkap polisi lantaran kasus curanmor dan ditahan di LP Baturaja. Awal April 2020, korban bebas dari penjara dan menemui tersangka untuk BPKB motor yang belum diterimanya.

Diduga, terjadi salah paham sehingga pelaku menjadi emosi dan mencabut pedang yang dibawanya. Pelaku pun menyabet pedang ke arah korban hingga mengenai tangan hingga perut korban. 

Anggota piket Polsek Semidang Aji, Brigadir Dasa Putra, Brigadir Rengga, dan Bripka Rudi Gunawan yang menerima laporan langsung mengajak unit reskrim untuk mengamankan pelaku tersebut. Pelaku bersama barang bukti berhasil diamankan saat sedang berjalan menuju ke rumah Kepala Desa Keban Agung. “Korban sendiri masih dalam perawatan,” pungkas Bastari. (fan)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.