Penjual Senpira Keok Ditembak Polisi

Seorang penjual Senpira terpaksa ditembak di bagian kaki lantaran melawan polisi saat ditangkap, Ujang (37) hanya bisa meringis tanpa bisa mengelak karena polisi menemukan satu pistol rakitan serta tiga amunisi di pinggangnya, (foto/do)
PALEMBANG, SP - Seorang penjual Senpira terpaksa ditembak di bagian kaki lantaran melawan polisi saat ditangkap, Ujang (37) hanya bisa meringis tanpa bisa mengelak karena polisi menemukan satu pistol rakitan serta tiga amunisi di pinggangnya.
Tersangka sering membawa serta menjual senjata api rakitan, menanggapi hal tersebut Team Opsnal Unit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel melakukan Penyelidikan kebenaran dari laporan masyarakat tersebut.
Pada hari Selasa (21/4), sekira pukul 13.00 Team Opsnal Unit 1 yang dipimpin oleh Kanit 1 Kompol Antoni Adhi dan Panit Iptu Najamudin, melakukan penyamaran dan bermaksut hendak membeli senjata api rakitan kepada tersangka.
Kemudian setelah disetujui tersangkapun menentukan tempat bertransaksi di depan Alfamart Jakabaring. Setelah bertemu dengan tersangka, dengan sigap Polisi langsung menangkap tersangka.
Namun sewaktu hendak ditangkap, Rabu (22/4),  tersangka Ujang melakukan perlawanan dengan cara menerjang Brigpol M.Yohanes, sehingga tersangka diberikan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak bagian kaki tersangka.
Setelah tersangka berhasil dilumpuhkan tersangka langsung digeledah dan tersangka menyimpan senjata api rakitan jenis Revolver bergagang kayu warna hitam beserta 3 (tiga) Butir amunisi kaliber 9 mm yang diselipkan di pinggangnya.
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Setelah diamankan tersangka berikut dengan barang bukti dibawa ke Rs.Bayangkara untuk diobati kemudian dibawa ke Unit 1 Subdit 3 guna pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka ini juga sebelumnya pernah menjalani hukuman penjara dalam perkara Narkoba," katanya.(do)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.