Pelanggan Mulai Menunggak Pembayaran PDAM

Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya
- Dampak Covid-19

PALEMBANG, SP – Pihak PDAM Tirta Musi memgakui jika mengalami kemerosotan pendapatan selama pandemi Covid-19. Penuruan pendapatan yang disebabkan menunggaknya pembayaran tersebut mencapai angka Rp2,69 miliar.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya mengatakan, pelanggan nyang menunggakpembayaran tersebut merupakan pelanggan beberapa kategor, baik rumah tangga dan niaga.

"Pendapatan Maret ke April turun Rp2,69 miliar atau 4 persen. Dari jumlah itu, pelanggan rumah tangga 3,5 persen dan sisanya niaga atau Rp1,56 miliar. Tetapi nilai pembayaran niaga ini jumlah lebih besar-besar," katanya, Kamis (14/5/2020).

Kendati demikian, ungkap Andi, tunggakan tersebut tidak mengganggu operasional perusahaan secara signifikan. Saat ini petugas tidak datang untuk mengecek meteran air ke rumah pelangganan, dimana pembayaran bisa dilakukan secara langsung di Indomart atau Kantor Pos terdekat.

Tak hanya itu, pihaknya juga menerima surat dari sejumlah hotel dan restoran untuk penundaan pembayaraan PDAM sampai masa pandemi Covid-19 selesai. Terkait hal ini, pihaknya hanya melakukan pemutusan rekening air hanya kepada pelanggan yang menunggak lebih dari tiga bulan saja. 

“Artinya, pelanggan tersebut sudah menunggak sejak sebelum pandemi Covid-19 ini. "Kalau menunggak tiga bulan akan diberi peringatan, setelah dua bulan berikutnya baru diputus," katanya.

Andi mengatakan, total pelanggan PDAM Tirta Musi saat ini ada 293.874 Sambungan Langganan (SL). Diantaranya pelanggan Niaga 24.207 SL dan Rumah Tangga 269.667 SL. 
"Dengan jumlah rata-rata penggunaan air perbulannya pelanggan kita itu 30 meter kubik perbulan," katanya.

Di samping itu, ia memastikan selama bulan puasa ini PDAM Tirta Musi tidak akan  melakukan pemutusan aliran air. Karena pihaknya tidak berencana melakukan perbaikan ataupun rehab terhadap pipa-pipa yang ada selama Ramadhan ini.

"Jadi sebelumnya kita sudah melakukan rehab terhadap pipa dan kita hentikan sementara perbaikan yang akan mengakibatkan terhentinya aliran air," katanya. Meski demikian PDAM meminta warga berhemat menggunakan air.

Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan selama masa Covid-19 ini bisa menghubungi Nomor Call Centre PDAM dengan telpon 0711355222, WA only 08117888282. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.