Doni Motivasi Karpim Unit Kerja Betung Komplek

Direktur PT Perkebunan Nusan­tara VII, Doni P Gandamihardja didampingi Senior Executive Vice President Operational 1 Fauzi Omar Meninjau Hasil Panen Sebelum Diolah Jadi CPO
- Minta Unit Usaha Tancap Gas 

MUBA, SP - Guna mendorong optimalisasi produktivitas serta memotivasi kinerja perusahaan dilingkungan PTPN VII, Direktur PT Perkebunan Nusantara VII, Doni P Gandamihardja didampingi Senior Executive Vice President Operational 1 Fauzi Omar melakukan kunjungan kerja ke Unit Kerja di Wilayah Betung Komplek.

Mantan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara XIV ini setiba di Unit Betung langsung mengadakan rapat dengan karyawan pimpinan unit kerja di wilayah Betung Komplek di Ruang Rapat Kantor Sentral PTPN VII Unit Betung, dihadiri Manajer Unit Betung Hidayat SP, Manajer UKKS Betung Krawo, Daniel Solikhin SP, Manajer UKKS Bentayan, Budi Santoso SP, Manajer Unit Tebenan,, Andri ST dan Manajer Unit Musi Landas, Rusman Ali Yusuf SP, turut serta karyawan pimpinan setingkat asisten kepala dan asisten.

Doni, sapaan akrab Direktur yang baru saja menjabat posisi tertinggi di BUMN Perkebunan plat merah ini pada tanggal 26 Mei 2020 yang lalu, mengawali rapat dengan memperkenalkan diri kepada seluruh peserta rapat dan menyampaikan kondisi perusahaan terkini hingga kendala-kendala yang harus dipecahkan untuk membangkitkan kembali PTPN VII.

Dalam kesempatan itu juga Dia​ memotivasi seluruh Karpim yang hadir untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas sebagai solusi menyehatkan kembali PTPN VII sehingga menjadi perusahaan perkebunan yang tangguh dan mampu bersaing di tingkat global.

Selain kuantitas produk, Direktur PT Perkebunan Nusantara VII juga menyoroti kualitas, seperti produk minyak sawit mentah atau CPO (Crude Palm Oil), semua unit yang membudi daya kelapa sawit harus mengikuti prosedur standar. "Mutu produk yang dihasilkan suatu pabrik berawal dari bahan baku yang sesuai standar," jelasnya, baru-baru ini.

Dua hari sebelum mantan Dirut PTPN XIV itu tiba di Betung, Senior Executive Vice President (SEVP) Bidang Operasional I Fauzi Omar sudah berada di lokasi.​ Dalam kesempatan itu juga, Fauzi Omar​ membahas evaluasi kinerja dan produktivitas di masing-masing unit kerja SEVP Operational I yang membidangi Komoditi Kelapa Sawit dan Teh PTPN VII dan mendengarkan paparan dari masing-masing unit kerja dan sesekali melemparkan pertanyaan seraya melakukan evaluasi dan pemecahan yang solutif guna perbaikan kinerja dan produktivitas komoditi usaha yang menjadi bidangnya.
Kunjungan dilanjutkan dengan meninjau Pabrik Kelapa Sawit Unit Betung yang telah beroperasi sejak 1982. Pabrik​ pengolahan Kelapa Sawit menjadi CPO dengan kapasitas terpasang 50 ton per jam ini menjadi perhatian khusus Direktur dan SEVP Operational 1 PTPN VII.

Doni bersama Fauzi ditemani Hidayat dan para Manajer lainnya berkeliling ke seluruh stasiun dalam area pabrik. Doni meminta kepada Manajer PTPN VII Unit Betung agar lebih mengoptimalkan kapasitas olah sesuai kapasitas terpasang pabrik dan mengolah selama 24 jam dalam 2 line, keterbatasan pasok buah diperintahkannya untuk dipenuhi dengan meningkatkan pembelian TBS dari masyarakat.​

Sementara Manajer Unit Betung Hidayat SP saat di konfirmasi melalui Agus Lesmono SH selaku Asisten SDM & Umum PTPN VII Unit Betung menjelaskan, Direksi meminta khususnya Unit Usaha yang berada di Betung komplek dapat meningkatkan produksi yang saat ini agak menurun. "Kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk peningkatan produksi, termasuk kualitas mutu CPO juga harus menjadi perhatian hingga menghasilkan CPO dengan ALB 4-5 persen yang dapat segera dipasarkan dan menghasilkan profit, sesuai dengan intruksi Pak Direktur dan Senior Executive Vice President Operational 1," jelasnya kepada Sumselpers.

Agus menambahkan, bahwa Direksi juga menekankan agar hubungan dan kerjasama dengan stakeholders perusahaan harus lebih ditingkatkan lagi. "Selama ini hubungan kita dengan stakeholders sudah berjalan dengan baik, mulai dari pemerintahan di tingkat dusun hingga pemerintah kabupaten serta aparat penegak hukum TNI, Kepolisian dan Kejaksaan, termasuk hubungan yang sudah terjalin baik dengan masyarakat di sekitar unit kerja untuk lebih dimaksimalkan terhadap pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat," imbuhnya.

Kedepan, pihaknya akan melakukan edukasi yang lebih intens kepada masyarakat yang ada di sekitar unit kerja, sehingga timbul rasa memiliki terhadap PTPTN VII. "Kita berharap dengan upaya ini, tanpa diminta mereka (masyarakat-red) akan ikut menjaga aset negara dari aksi pencurian ataupun perusakan tanaman," pungkasnya. (ch@)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.