Sempat Mangkir, Dolly Harpen Langsung Ditahan Sebagai Tersangka

Tersangka Dolly Harpen mengenakan rompi saat menuju mobil tahanan (FT REPI)
PAGARALAM, SP
- Dolly Harpen, Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif di Dinas Sosial Pagaralam menyusul mantan pimpinannya ke jeruji besi Rutan klas III Pagaralam, Selasa (30/6/2020)

Kajari kota Pagaralam, M Zuhri SH MH kepada awak media menjelaskan,  Dolly sempat mangkir saat dilakukan pemanggilan, Senin (29/6/2020). Kejaksaan juga menjanjikan bakal ada tersangka baru dalam kasus ini.

"Kami lakukan pemanggilan ulang dan langsung melakukan penahanan," ujar kajari, Selasa (30/6/2020).

Kejari Pagaralam juga sudah melakukan penahanan kepada Sukman, mantan kepala Dinas Sosial Pagaralam,Senin (29/6/2020) karena telah memenuhi unsur, dilakukan penahanan terhadap tersangka pada proyek makam pagar Kota Pagaralam yang dikerjakan tahun 2017.

Proyek ini menimbulkan kerugian negara sebesar Rp.697.000.000, dari pagu proyek hampir  Rp. 7 miliar . Dari 43 paket proyek itu, sebanyak 18 paket pekerjaan bermasalah. 

Sukman, bertindak sebagai pengguna anggaran sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) bersama dengan Dolly Harpen, staf Jamsos di Dinsos selaku PPTK .

"Tersangka selaku pengguna anggaran meminta fee kepada rekanan, HPS kemahalan dan SPK dilaksanakan oleh pihak lain  sehingga menimbulkan kerugian negara hampir Rp 700 juta," tutup Kajari. (rep)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.