Tak Pakai Masker Siap-siap Disanksi

Wako Pagaralam Alpian Maskoni Mensosaialisasi Bahaya Covid-19 Serta Bagi- bagi masker di kawasan Pasar Dempo dan Pasar Sayur
PAGARALAM, SP
- Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH mengingatkan warga Kota Pagaralam untuk menggunakan masker saat beraktivitas diluar rumah. Bagi yang melanggar siap-siap untuk menerima sanksi.

Alpian juga meminta warganya untuk meningkatkan iman dan imun memasuki penerapan new normal agar tetap sehat dan kota Pagaralam tetap berpredikat zona hijau penyebaran virus corona.

Hal itu disampaikan Wako saat gelar apel disiplin mengarah new normal di lapangan Merdeka, Jumat (12/6) lalu. "Mari kita siapkan iman dan imun dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan, mengenakan masker serta menjaga jarak," ujarnya dihadapan peserta apel kedisiplinan.

Terkait kedisiplinan mengenakan masker selama tiga hari mulai Jumat hingga Minggu bersifat sosialisasi."Bagi yang tidak menggunakan masker ditegur dan diingatkan, jika masih ada yang melanggar setelah sosialisasi akan dikenakan sanksi sosial berupa bersih-bersih disekitar  lokasi," ujarnya.

Pada kesempatan ini Walikota bersama Dandim 0405, Letkol Sungudi, Kapolres Pagaralam. AKBP.Dolly Gumara SIK MH membagikan masker di kawasan pasar sayur dan pasar Dempo Permai, kepada warga yang tidak mengenakan masker sembari sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya virus corona sehingga harus mengenakan masker.

Disela-sela sosialisasi, Alpian Maskoni mengatakan masyarakat Pagaralam adalah masyarakat yang sehat, ini terbukti tidak adanya warga yang terpapar Covid-19, namun demikian tidak boleh lengah.

Meski hingga saat ini kota Pagaralam masih zona hijau namun dalam beraktifitas harus tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Ada hal yang menarik saat pembagian masker dan sosialisasi. Pada kesempatan Wako menyempatkan diri bertanya kepada sejumlah warga. “Tahu tidak tentang corona  yang sudah 3 bulan melanda Indonesia ? Tanya Wako kepada salah satu warga. Dan dijawab tidak tahu."Tidak tahu pak,” ujar seorang pengunjung Pasar Dempo. (Repi)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.