Manajemen SFC Dukung Pengahapusan Regulasi Zona Wilayah di Liga 2


PALEMBANG, SP - Manajemen Sriwijaya FC menyatakan dukungannya terhadap adanya wacana mengenai penghapusan sistem zona wilayah di Liga 2.

Pasalnya dengan ditiadakan regulasi tersebut membuat pertandingan akan terlihat lebih fair dan juga peta kekuatan klub akan lebih merata.

"Mengenai pembagian grup yang sudah di jelaskan manager meeting kemarin, akan dilaksanakan setelah proses penentuan tuan rumah selesai. Paling lama hari ini disampaikan. Nanti setelah itu ditentukan dengan diundi. Tidak melihat wilayah barat ataupun timur kita melihat pertandingan akan lebih fair,"ujar Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid, Rabu (12/8/2020).

Masih kata Faisal sejauh ini Sriwijaya menyerahkan semua keputusan di tangan PT LIB dan PSSI, namun pihaknya tak menampik jika regulasi drawing merupakan jalan yang tepat seperti keinginan mayoritas klub kasta kedua tersebut.

"Nanti kan ada virtual lagi untuk memantapkan lagi. Kalau tanggapan kita yang penting, kita ikuti. Yang penting secara pembagian grup sudah secara terbuka, tidak ditentukan langsung melainkan diundi,"ungkap pria yang kerab disapa Uda Faisal ini. 

Sementara itu disinggung mengenai sistem home tournamen, Faisal mengatakan nantinya PT LIB akan melihat kondisi wilayah, mengingat saat ini masih ada beberapa wilayah yang masih berstatus zona merah penyebaran covid-19.

"PT Liga nanti menentukan tuan rumah dulu melihat kondisi daerah masing-masing apakah kondisi harus zona hijau dulu atau bagaimana," 

"Barulah nanti setelah itu akan ada regulasi yang mengatur extra ordinary competition (kompetisi luar biasa) yang akan berlangsung 17 Oktober-5 Desember 2020," lanjut faisal.

Seperti diketahui beberapa klub Liga 2 telah menggelar manajer meeting secara virtual pada selasa (11/8/2020) kemarin.

Dalam acara tersebut hadir juga Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi. Sementara dari PT LIB dikuti oleh Direktur Utama Akhmad Hadian Lukita, Direktur Operasional, Sudjarno, Direktur Keuangan, Anthony Chandra Kartawiria, dan Komisaris Leo Siegers.

Dalam pelaksanaannya, PT LIB menjelaskan secara detail poin-poin penting terutama terkait teknis pembagian grup, subsidi yang diterima, sampai pelaksanaan protokoler kesehatan. (Nis)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.