Bunga Sakura Tabebuya Mekar Indah di Kawasan KI

Bunga Tabebuya mekar di Kambang Iwak Kecil yang terletak di Jalan Taqwa, Palembang. (foto: Ara)

PALEMBANG, SP
- Ingin melihat keindahan bunga Sakura, masyarakat Palembang tidak perlu jauh-jauh ke Jepang.  

Cukup datangi beberapa ruas jalan di kota pempek ini karena September ini bunga Tabebuya sedang mekar setelah tiga tahun masa penanaman.

Sejak beberapa hari terakhir, bunga Tabebuya yang juga disebut dengan bunga Sakura Indonesia sedang mekar. 

Seperti di Jalan Taqwa, Kapten A Rivai juga Demang Lebar Daun. Di Jalan Taqwa sendiri, Tabebuya ditanam di sekeliling danau Kambang Iwak Kecil. 

Pohon Tabebuya tidak terlalu menjulang tinggi. Dedaunnya tidak begitu terlihat karena didominasi oleh kelopak bunga yang tumbuh di setiap ranting. 

Tabebuya ini berwarna Putih, Kuning dan Ungu. Tidak hanya Palembang, beberapa kota besar lainnya seperti Surabaya pun Tabebuya ini di sepanjang jalan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Palembang, Affan Prapanca Mahali mengatakan, saat ini hampir seluruh pohon tabebuya yang ditanam sejak tiga tahun lalu di Palembang sedang bermekaran.

"Sejak ditanam baru ini mekar, dalam setahun itu rata-rata bisa mekar 2x, ketika musim panas dan saat peralihan. Ada 3 jenis Pobon Tabebuya yang ada saat ini di Palembang dengan jenis bunga warna ungu, kuning dan putih," katanya, Rabu (2/9/2020).

Affan mengatakan, bibit pohon tabebuya berasal dari luar kota Palembang. Namun, saat ini mereka sudah mulai melaksanakan pembibitan sendiri di daerah Sukawinatan dan mulai menanam bibitnya. Total ada 400 batang pohon Tabebuya yang telah ditanam di sejumlah titik. 

"Ada yang kami tanaman di median jalan dan di pinggir jalan protokol. Seperti di Jalan Kol Burlian,Letkol Iskandar, Demang Lebar Daun, Basuki Rahmat, Kapten Rivai, Soekarno Hatta dan beberapa ruas jalan lainnya," katanya. 

Pohon Tabebuya sendiri sejak awal penanaman baru akan mekar dan berbunga setelah kurun waktu 3-4 tahun. Tetapi, dari sisi perawatan jenis pohon ini sangat mudah.  

"Perawatannya pohon hanya disiram setiap hari dan dilakukan pemupukan secara rutin. Pohon ini selain cantik jug dapat berfungsi sebagai penyedia Oksigen dan penghijauan kota," katanya. 

Kedepan pihaknya juga telah merencanakan untuk melakukan peremajaan pohon-pohon tua dan menggantikannya dengan pohon tabebuya. 

"Kami menyiapkan 2000 bibit yang akan disebar ke seluruh wilayah kota," katanya. 

Rahma, salah seorang mahasiswi Universitas Sriwijaya ini disela waktu aktifitasnya menyempatkan diri untuk berswafoto. 

Menurutnya bunga Tabebuya berwarna putih dan sedang bermekaran itu terlihat cantik. Terlebih, ketika tertiup angin bunga yang berbentuk terompet itu berguguran. 

"Pas bunganya gugur seperti sedang ada di Jepang, pohonnya juga cantik karena yang tumbuh didominasi bunga, seperti sedang di Jepang," katanya. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.