Dengan Stek Sambung

Alpian: Cukup Tanam 3000 Batang

Wali Kota Pagaralam, Alpian Maskoni Menyerahkan Bantuan Alat Stek Sambung Kopi Kepada Kelompok Tani, (foto/repi)

PAGARALAM, SP
- Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni membuka sosialisasi penyambungan stek kopi, sekaligus menyerahkan secara simbolis alat stek kelompok tani di Gedung Seminar Villa Gunung Gare, kemarin.


Walikota berharap agar program stek kopi ini dilakoni dengan tekun dan baik sehingga memberikan hasil berlimpah dan meningkatkan perekonomian petani. 


"Tidak perlu  6000 atau 7000 batang kopi kita urus, cukup 2000 atau 3000 batang, tetapi terapkan sistem stek atau sambung, hasilnya lebih memuaskan,” ujarnya. 


Ditambahkan Walikota, keunikan kopi Robusta yang ditanam di Pagaralam memiliki cita rasa khas, karena ketinggian penanaman. Dan ternyata pada tahun 1997 -1998 sudah melaksanakan stek sambung di Lampung dan hasilnya  melebihi tanaman 6000 batang kopi yang ditanam disini (Pagaralam) meski cuma 2000 batang. 


"Memang pengolahan stek memerlukan perawatan yang ekstra, makanya tidak perlu menanam banyak-banyak, mengingat perawatannya berkaitan dengan dana tentunya,"jelas Walikota.


Sementara Kepala Dinas Pertanian kota Pagaralam, Gunsono Mekson dalam laporannya mengatakan, program steak kopi 2020 merupakan kelanjutan program 2019 dengan harapan kelemahan dan kekurangan tahun sebelumnya tak terulang sehingga hasilnya sesuai dengan yang diharapkan.


"Bila sungguh-sungguh hasil yang diidamkan menyertai kita."katanya.


Sementara perwakilan kelompok tani, Saidin mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemkot."Terimakasih atas bantuan yang diberikan, semoga ini memberikan manfaat bagi petani kopi di bumi Basemah," ujarnya. (Repi)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.