Harmoko Kurir Sabu 98 gram Divonis 10 Tahun

Majelis hakim pengadilan negeri (PN) Palembang menjatui vonis 10 tahun penjara kepada terdakwa Harmoko (Foto:Ariel)

PALEMBANG, SP -
Harmoko di vonis pidana 10 tahun penjara denda Rp 1 Miliar dengan subsider 6 bulan atas tuntutan pengedar narkotika jenis sabu sebanyak 98.83 gram, Jumat (4/9/2020).

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Palembang Kelas IA, yang diketuai Abu Hanifah, SH., MH, menyatakan terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan membawa barang narkotika tanpa ada surat izin sehingga perbuatan terdakwa telah melanggar ketentuan pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Mendengar putusan majelis hakim tersebut, terdakwa Harmoko tanpa pikir - pikir langsung menerima vonis yang diberikan padanya.

"Iya saya terima pak hakim," ujar terdakwa.

Tuntututan tersebut lebih ringan dibandingkan sidang sebelumnya terdakwa dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Desmilita, SH dengan tuntutan 11 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Dikarenakan ada beberapa hal yang dapat meringankan terdakwa divonis 10 tahun penjara. "Hal-hal yang meringankan terdakwa bersikap sopan selama persidangan, bersikap jujur serta mengakui kesalahannya dan tidak pernah menjalani proses hukum," jelas hakim ketua Abu Hanifah.

Sementara Sufendi, SH. MH, kuasa hukum terdakwa mengaku masih keberatan atas putusan yang dibacakan oleh ketua majelis hakim.

"Sebenarnya dia bisa lebih ringan lagi hukumannya karena dia ini hanya kurir," katanya usai persidangan.

Namun karena terdakwa sudah menerima vonis tersebut, maka pihaknya tidak bisa mengajukan keringanan hukuman kembali.

Sebelumnya Pelaku ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Sumsel pada April 2020, lalu di depan PT Buyung Putra Pangan Jalan Tanjung Siapi-Api Desa Gasing Laut Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

Dirinya ditangkap saat pihak kepolisian mendapatkan laporan dari warga setempat bahwa di Jalan Tanjung Siapi-Api sering terjadinya transaksi jual beli narkoba.

Pihak Ditresnarkoba langsung ke TKP untuk mengecek kebenaran tersebut. Setibanya disana pihak polisi melihat seorang dengan gerak gerik yang aneh dari kejauhan.

Melihat hal tersebut, polisi pun menyamar dan mendekati pelaku untuk bercerita, setelah bercerita panjang lebar polisi yang menyamar tersebut berpura-pura membeli narkoba jeni sabu tersebut.

Selang setengah jam terdakwa membawakan sabu dan saat itu langsung dilakukan penangkapan dan terdakwa langsung dibawa ke Mapolda Sumsel. (Ariel)

 

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.