MBU Sayangkan Penundaan Kompetisi Liga 2

Manajer Muba Babel United Achamd Haris Saat Memberikan Keterangan kepada Wartawan Terkait Penundaan Kompetisi Liga 2, (foto/nis)

PALEMBANG, SP
- Manajemen Muba Babel United (MBU) tak bisa menyembunyikan  kekecewannya terkait penundaan kompetisi Liga 2 satu bulan kedepan. Bagaimana tidak sejumlah klub berlomba-lomba mendatangkan pemain berlabel bintang seperti PSMS Medan, Semen Padang hingga Sriwijaya FC dengan harapan bisa lolos ke liga 1.


Termasuk Muba Babel United yang telah melakukan persiapan hingga mendatangkan pemain berlabel bintang seperti Titus Bonai,  Airlangga Sucipto hingga Olisa. 


Manajer Muba Babel United Achamd Haris mengaku sangat terkejut dan menyayangkan dengan keputusan penundaan tersebut.


"Penundaan agenda untuk yang kedua kali ini sangat mengejutkan kami awalnya kita dikasih sinyal bahwa liga akan jalan tidak ada masalah lagi, sampai saat in terhitung 20 hari sebelum Kickoff Liga 2 ini sangat disayangkan,"ujar Haris,  Rabu (30/9/2020).


Haris mengatakan pihaknya memilih untuk menunggu kepastian dari PT LIB dan PSSI hingga dua hari kedepan, sehingga manajemen dapat mengambil opsi yang tepat untuk kebaikan klub maupun para pemain yang sudah terlanjur di kontrak hingga akhir musim.


"Mungkin kami manajemen akan berkoordinasi untuk mengejar waktu yang fix, harapan kami tolong didengarkan. Kita akan cepat ambil tindakan dalam waktu dekat ini. 

Kita juga mengharapkan ada perubahan dan kepastian dalam waktu dua hari ini karena ini menyangkut klub dan hajat orang banyak mereka punya keluarga, mereka juga tulang punggung keluarga,  jadi tolong diperhatikan itu," kata  mantan Sektim Sriwijaya FC itu. 


Sementara itu Muba sendiri mengaku telah melakukan serangkai protokol kesehatan seperti anjuran pemerintah bahkan beberapa waktu lalu klub berjuluk Laskar Renggonang ini telah melakukan rapid test ke semua pemain dan juga para official sebagai bentuk perhatian klub terhadap keselamatan pemain. 


"Kami khususnya Muba Babel United sudah mengikuti protokol kesehatan, dua minggu kemarin kami melakukan rapid test dan itu akan kami selenggarakan terus sesuai dengan intruksi pemerintah, kami juga mengikuti protokol kesehatan mulai dari pakai masker hingga jaga jarak,"tukasnya (Nis) 

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.