Sidang Kasus Dugaan Fee Proyek Muara Enim, KPK Hadirkan Enam Orang Saksi



PALEMBANG, SP
- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang, kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan suap fee 16 paket proyek yang menjerat dua terdakwa, yakni Ketua DPRD Muara Enim (Nonaktif) Aries HB dan mantan Plt Kepala Dinas PUPR Ramlan Suryadi, dengan agenda mendengarkan keterangan enam orang saksi, Selasa (29/9/2020).


Dalam sidang yang diketuai oleh majelis hakim Erma Suharti, SH ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan enam orang saksi. Keenam saksi tersebut yakni Ahmad Dani, Rista, Udas Supriadi, Satria Darmawan, Ediansyah alias Edi dan Edi Rahmadi dihadirkan langsung dua dari Palembang dan empat dari Muara Enim kehadapan majelis hakim.


Sidang ketiga kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini dihadiri langsung oleh ketua tim JPU KPK, Asri Irwan, SH. MH dan Januar Dwi Nugroho, SH.MH.


Sementara dari kedua terdakwa dihadiri delapan orang penasehat hukum. 


Diketahui, dalam perkara ini merupakan pengembangan KPK dalam kasus terpidana Ahmad Yani mantan Bupati Muara Enim yang telah divonis Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Palembang dengan pidana 5 tahun penjara.


Sedangkan A Elvin MZ Muchtar Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Muara Enim juga sudah divonis majelis hakim dengan pidana 4 tahun penjara. Kemudian, Robi Okta Fahlefi selaku kontraktor yang memberikan uang suap juga telah divonis Hakim dengan hukuman pidana 3 tahun penjara. (Ariel)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.