Program Palembang Staycation Hanya Terealisasi 10 Persen

Ilustrasi Hotel, (foto/net)

- Minim Peminat


PALEMBANG, SP - Program Palembang Staycation yang telah berakhir pada 3 Oktober lalu baru bisa menjual 1.600 dari target 10.450 kamar. Hal tersebut lantaran penjualan hanya dilakukan di wilayah Kota Palembang saja.


Program Staycation ini sebelumnya menjual kamar hotel mulai dari bintang 2 hingga bintang 5 dengan harga yang sangat murah. Untuk hotel bintang 5 mulai Rp450 ribu, bintang 4 Rp350 ribu dan bintang 3 Rp300 ribu dan bintang 2 Rp260 ribu. 


Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan (Sumsel), Herlan Aspiudin mengatakan, dari 1.600 kamar yang dijual, hotel bintang 4 dan bintang 5 paling banyak dibeli.


"Penjualan 10.450 kamar ini ditargetkan Rp5 miliar, setelah berakhir 3 Oktober tadi realisasinya Rp640 juta," katanya.


Kamar yang terjual hanya 1600 ini dinilai sudah cukup baik dan mampu meningkatkan okupansi hotel. Para pembeli voucher kamar hotel bisa menggunakannya hingga akhir Desember mendatang. 


"Penjualannya hanya sekitar 10 persenan, bagus tapi masih kurang efektif. Okupansi hotel saat ini sekitar 50-60 persen, bahkan saat weekend seperti Hotel The Zuri selalu 100 persen," katanya.


Minimnya penjualan ini lantaran outlet hanya dibuka di Kota Palembang saja. Sehingga pembelian hanya dilakukan oleh masyarakat Palembang saja. Bulan depan pihaknya akan membuat kembali program ini dan outlet dibuka di seluruh Sumsel.


"Bulan depan akan diadakan lagi tapi menjadi Sumsel Staycation, voucher hotelnya bisa digunakan di awal tahun Januari - April 2021," katanya. (Ara).

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.