Puluhan Mesin ATM Bank Mandiri Rusak dan Dilepas

Nasabah Bank Mandiri keluhkan banyaknya mesin ATM dilepas dan rusak. (Foto:Ara)

PALEMBANG, SP - Nasabah Bank Mandiri beberapa bulan belakangan mengeluhkan banyaknya mesin ATM dilepas dan rusak. Bahkan. Mirisnya pihak perbankan tidak melakukan pemasangan baru dan berdalih karena pengaruh banyaknya transaksi online di masa pandemi Covid-19 ini.

Meski pihak perbankan mengungkapkan lantaran adanya pergeseran transaksi dari tunai ke mesin EDC (Electronic Data Capture) atau secara online, tetapi nyatanya transaksi dengan metode ini tidak dilakukan oleh semua nasabah.

Berdasarkan pantauan ATM yang dilepas dan rusak berada di Kampus Unsri, Rie Mart Demang Lebar Daun, Puncak Sekuning, RSIA Noni, Indomaret Parameswara, SPBU Demang Lebar Daun, Indomaret Pakjo, Grand Atyasa Way Itam, di Kanwil Mandiri Jalan Kapten A Rivai hanya 3 yang bisa digunakan, KFC Demang, Indomaret Kampus dan beberapa titik lainnya.

Regional CEO PT Bank Mandiri (Persero) Region II Sumatera 2, Lourentius Aris Budiyanto mengatakan, ada puluhan mesin ATM yang ditarik dari beberapa tempat umum. Hal tersebut lantaran di masa Pandemi Covid-19 ada pengalihan transaksi di mesin ATM ke channel lainnya, seperti Mandiri Online & mesin EDC.

"Selama masa pandemi ini transaksi di mesin ATM berkurang karena kebanyakan online, untuk pasang baru di semua titik yang dilepas mungkin setelah pandemi ini dan dilihat dari banyaknya permintaan pemasangan baru," katanya.

Pihaknya mengatakan, saat ini masih proses pergantian mesin ATM yang lebih baru pada mesin yang rusak, pemindahan ATM ke tempat lain (seperti di gedung Kanwil) untuk optimalisasi penggunaan mesin ATM.

"Ada puluhan mesin rusak dan dilepas, saya tidak hafal persis angkanya," katanya. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.