Tingkatkan Kualitas Hakim, MA Lakukan Pembinaan Administrasi Yudisial di PN Palembang

Abu Hanifah, SH. MH Jubir PN Palembang (foto: Ariel/SP)

PALEMBANG, SP - Pengadilan Negeri (PN) Palembang Kelas IA Khusus Sumatera Selatan, mengikuti Pembinaan teknis dan administrasi yudisial secara virtual yang dilakukan oleh Mahkamah Agung (MA). Adapun pembinaan tersebut, dalam rangka meningkatkan kualitas dan kapasitas hakim serta aparat peradilan yang dipusatkan di Palembang, diikuti para hakim seluruh Indonesia secara virtual.

Juru bicara PN Palembang, Abu Hanifah, SH. MH, menyampaikan kegiatan pembinaan teknis dan administrasi yudisial ini dilaksanakan dua hari mulai hari Rabu hingga Kamis tanggal 12/11/2020.

"Untuk kegiatan pertama pada Rabu Tanggal 11 pembagian bahan untuk peserta, pesertanya adalah hakim dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan secara zoom, sementara untuk hakim PN Palembang semua hadir di Wyndham Hotel, yang turut dihadiri Ketua PN Palembang," jelas Abu diruang kerjanya, Selasa (10/11/2020).

Abu menambahkan, untuk hari Kamis itu kegiatan pembinaan, mulai kunjungan kerja ke Satker Pengadilan Tinggi (PT) Palembang, yang dihadiri oleh Ketua Mahkamah Agung (MA), Wakil Ketua MA, Ketua Kamar Pembinaan dan beberapa hakim agung, kemudian dilakukan kunjuangan ke Pengadilan Tinggi Agama (PTA) juga dihadiri Ketua MA dan rombongan, sementara kunjungan ke PN Palembang, pada hari Kamis dihadiri oleh Ketua Kamar Pidana, Perdata, Pengawasan, Hakim Ad Hoc dan Tioikior Mahmakah Agung (MA).

"Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Satker. tapi untuk yang menjadi peserta hanya Ketua Pengadilan Tinggi, Ketua Pengadilan Negeri Kelas I A dan yang berada di Ibu Kota Provinsi Sumsel melaluli aplikasi Zoom, Hakim Tinggi, Hakim dan Aparat Peradilan lainnya mengikuti pembinaan oleh mahkamah agung melalui aplikasi zoom," kata Abu diruang kerjanya.

Lebih lanjut Abu menjelaskan, kegiatan tersebut dalam rangka pembinaan untuk para hakim di seluruh Indonesia, akan tetapi kebetulan dipusatkan di Palembang.

"Di Palembang ini kegiatan yang kedua, karena yang pertama kegiatan serupa dilaksanakan di Yogyakarta. Ini kegiatan pembinaan teknis dan administrasi yudisial secara virtual, PN Palembang kebetulan menjadi tuan rumah dalam kegiatan tersebut, sebenarnya tuan rumah adalah Pengadilan Tinggi (PT) dan Pengadilan Tinggi Agama (PTA)," jelasnya.

Ditanya sejauh mana perispan PN Palembang, menghadaoi pembinaan tersebut, Abu mengaku tidak ada persiapan khusus. 

"Tidak ada persiapan khusus, hanya saja kesiapan kita adalah bagaimana menunjukan kepada pimpinan bahwa kita sudah melaksanakan tugas dengan baik dan untuk PN Palembang kita sudah siap," tutup Abu. (Ariel) 

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.