Hendak jual emas, IRT Kecopatan di Pasar 16 Ilir Palembang

PALEMBANG, SP - Apes, Fitria Susanti (34) Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Jl. Sosial Perumahan Griya Asri, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus Palembang mendatangi Polrestabes Palembang untuk membuat laporan pencopetan.

Pencopetan ini terjadi, ketika korban hendak menjual kalung emas disalah satu tokoh dikawasan Pasar 16, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I Palembang, Minggu (14/02) sekitar pukul 14.30 WIB.

Dihadapan petugas, korban menuturkan dirinya bersama suami hendak menjual kalung emas miliknya di salah satu tokoh emas di pasar 16 Ilir Palembang.

"Namun, ketika berjalan dan belum sampai ke tokoh emas tiba-tiba dari belakang badan saya di tumbur seseorang pria yang tidak saya kenal. Karena merasa ada yang ganja, lalu tas dukung yang berada di punggung saya pindahkan ke arah depan. Tetapi tas dukung saya sudah terbuka dan dompet berada didalam tas sudah hilang," kata Fitria, Senin (15/2/2021).

Setelah sadar menjadi korban kawanan copet, masi kata Fitria, dirinya berusaha mencari seorang tersebut di seputaran TKP.

"Saya dan suami, mencoba mencari sekitar TKP, namun pria yang numbur tadi sudah hilang, saya juga tidak sempat melihat perawakan pria tersebut. Karena kejadian tersebut saya melapor ke polisi," ujarnya.

Akibat kejadian ini korban kehilangan dompet miliknya berisihkan kalung emas setengah suku, uang Rp 600 ribu dan surat penting, hilang dicuri kawanan copet pasar 16 Ilir Palembang.

Sementara itu, laporan korban sudah diterima anggota piket SPKT panit I pimpinan, Ipda Riyadi. (DE)  

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.