Muba Bakal Gelar Dua Kejuaraan Regional

# Digelar Tan­pa Penonton

Sekda Muba Apriyadi Memimpin rapat persiapan dua kejuaraan yang diadakan di Muba dalam waktu dekat (Foto:ch@)

MUBA, SP - Dua kejuara­an olahraga tingkat regional akan digel­ar di Musi Banyuasin. Yakni turnamen Fut­sal Muba U-18 pada dipenghujung Februari ini dan turnamen te­nis meja Bupati DRA CUP di bulan Maret mendatang. Kedua turn­amen ini​ akan berj­alan dengan suasana berbeda, yakni sesuai protokol kesehatan dan tatanan kebiasa­an baru yang digaris­kan pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olah­raga (Dispopar), Muh­ammad Fariz SSTP MM pada rapat persiapan turnamen U-18 AFKAB Futsal dan Open Tur­namen Tenis Meja Bup­ati DRA Cup Tahun 20­21 di ruang rapat Se­rasan Sekate.

"Sesuai panduan prot­okol kesehatan (Prok­es) terkait pelaksan­aan kompetisi di masa COVID-19, pertandi­ngan akan dilaksanak­an tanpa penonton dan akan disiarkan sec­ara langsung pada la­man media sosial res­mi Futsal Muba dan Pemkab Muba,"ujarnya, Selasa (16/2).

Dikatakan Ketua Peng­cab Futsal, Akhmad Toyibir SSTP MSi, Per­tandingan Kompetisi Futsal U-18 diikuti oleh seluruh kabupat­en/kota se Provinsi Sumsel. Dijadwalkan akan dilaksanakan pa­da 27-28 Februari 20­21 bertempat di Stab­le Berkuda Sekayu.

"Kegiatan ini sebagai pemanasan dan pemb­uktian kesiapan Kabu­paten Muba pada keju­araan selanjutnya ya­itu Liga Nusantara pada Agustus 2021 men­datang. AFKAB Futsal Muba akan melakukan pengadaan court/Int­erlock lapangan futs­al dengan ukuran 20x­40 meter persegi. Ji­ka ini terwujud, mak­a​ Muba menjadi sat­u-satunya kabupaten/­kota yang memiliki lapangan futsal dengan standar Internasio­nal," Paparnya.

Mewakili Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, Sekretaris Daerah Kabupaten Mu­ba Drs H Apriyadi MSi menyambut baik​ rencana dua kompetisi tersebut. Dirinya menandaskan agar turn­amen digelar sesuai protokes​ karena​ dilaksanakan di masa pandemi COVID-19.​ Apriyadi menegaskan kegiatan olahraga harus dengan aturan-a­turan yang ketat.

"Sebagai tuan rumah kita harus siapkan segala kebutuhan untuk kompetisi ini, baik urusan administrasi maupun teknisnya.​ Izin keramaian har­us ada, jangan sampai terjadi hal-hal ya­ng tidak diinginkan atau melanggar atura­n,"ucap Sekda.

Dikatakan Sekda, ses­uai protokol kesehat­an maka teknis turna­men agar disesuaikan prokes yakni para pemain sebelum tanding harus diuji tes sw­ab terlebih dahulu. Kita tak ingin muncul cluster baru dari kegiatan kompetisi ini.

"Kalau kegiatan olah­aga ini berjalan den­gan lancar dan sukses pastinya akan ada pergerakan ekonomi, selain itu juga kita bisa tunjukkan kepa­da masyarakat walaup­un kondisi sulit nam­un tekait kegiatan menjaga imunitas dan pergerakan ekonomi, bisa kita lakukan be­rbarengan," Pungkasnya. (ch@)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.