Pelayan Publik di Palembang Mulai Disuntik Vaksin Sinovac

Wawako Palembang, Fitrianti Agustinda meninjau pelaksanaan vaksin Covid-19  tahap kedua (Foto:Ara)

PALEMBANG, SP-Vaksinasi tahap kedua yang dilaksanakan pada awal Maret ini menyasar pelayan publik dan lansia. Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Kota Palembang menjadi pelayan publik pertamadengan sasaran 187 anggota.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, dr Fauziah mengatakan, vaksin tahap kedua mulai dilaksanakan dengan alokasi vaksin Sinovac yang disiapkan sebanyak 6.080 vial dimana 1 vial untuk 10 orang.

"Diantaranya untuk pelayan publik 761 vial atau 3.805 orang, untuk lansia 5.319 vial atau 53 ribu orang," katanya, Selasa (2/3/2021).

Fauziah mengatakan, pelaksanakan vaksinasinya untuk tahap kedua ini untuk pelayan publik dilakukan di institusi terkait, sedangkan lansia dilakukan di fasilitas kesehatan (Faskes) terdekat. Termasuk 187 anggota Satpol PP menjadi pelayan publik pertama yang mendapatkan vaksin dilaksanakan di kantornya.

"Setelah disuntik dosis pertama untuk pelayan publik setelah 14 hari baru dosis kedua, sementara untuk lansia setelah 28 hari," katanya.

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, sesuai dengan arahan pusat, tahap kedua ini vaksin diberikan kepada pelayan publik dan lansia. Vaksin tahap kedua ini diperuntukan bagi 65 ribu orang atau total dengan tahap pertama sekitar 90 ribu.

"Masih banyak kurang, untuk pelayan publik Satpol PP saja baru 187 dari total 540 orang anggota. Vaksin diberikan secara bertahap kepada OPD, BUMD, DPRD, Inspektorat juga pedagang," katanya.

Kepala Satpol PP Kota Palembang, GA Putra Jaya mengatakan, lantaran bertugas langsung bersentuhan dengan masyarakat, dengan sudah divaksin ini akan memudahkan dalam bertugas karena sudah memiliki kekebalan tubuh.

"Dari 540 total baru 187 yang divaksin, sisanya msh menunggu. Kita OPD pertama melakukan vaksin tahap kedua," katanya. (Ara).

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.