Tertipu Loker Online, 4,9 Juta Raib


PALEMBANG, SP - Apes yang dialami perempuan muda yakni berinisial BA (23) warga Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, niat mencari pekerjaan melalui website internet malah menjadi korban penipuan dengan penggelapan hingga mengalami kerugian Rp. 4,9 juta.

Penipuan dan penggelapan ini terjadi, ketika dirumahnya sendiri saat sedang bermain handphone yang beralamat di Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, pada Kamis (4/3/2021) sekitar pukul 12.00 WIB.

Dihadapan petugas, korban menuturkan kejadian ini berawal dari mencari pekerjaan melalui handphonenya. 

Lalu korban, melihat ada lowongan yang mengatas namakan salah satu BUMN. Lantaran BUMN tersebut sedang membuka lowongan pekerjaan lantas korban tertarik dan mengirimi pesan ke website di internet tersebut.

"Saya bertukaran whatsapp dengan pelaku," ujarnya Jumat (5/3/2021).

Ia menjelaskan, pelaku menawarinya bekerja di BUMN di Yogyakarta.

Pelaku kemudian meminta sejumlah uang kepada korban sebesar Rp 4,9 juta dengan alasan untuk biaya pelatihan perjalanan makan dan penginapan.

"Lantaran pelaku sangat meyakinkan lantas saya tertarik dan mengiriminya uang. Tidak hanya itu yang membuat saya tertarik pelaku mengatakan setelah selesai pelatihan saya akan ditempatkan di Cabang BUMN dimana tempat saya tinggal," katanya.

Setelah mengirim uang kepada pelaku korban disuruh menunggu kabar beberapa hari lagi.

"Kemudian ia kembali meminta uang," jelasnya.

Lantaran curiga korban tidak mau mengirimi uang lagi kepada pelaku.

"Saya curiga, belum berangkat dia kembali meminta uang," ungkapnya.

Setelah menunggu, pelaku tidak kunjung memberi kabar kepada korban kapan korban akan diberangkatkan.

"Saya mencoba mengiriminya lagi pesan, namun whatsapp saya diblokir begitu juga dengan nomor saya," katanya.

Merasa jadi korban penipuan lantas korban memutuskan melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

"Saya harap pelaku tertangkap dan dapat bertanggung jawab. Karena uang saya dilarikannya," tutupnya.

Sementara itu laporan penipuan dan atau penggelapan yang dialami korban sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang, untuk selanjutnya laporan korban akan diserahkan dan ditindak lanjuti Unit Reskrim Polrestabes Palembang. (DE)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.