Tempat Hiburan Dilarang Beroperasi Selama Ramadhan

Petugas Satpol PP Muba sedang menempelkan Surat Edaran Bupati Muba terkait larangan tempat hiburan beroperasi selama bulan ramadhan

 

MUBA, SP-Guna memberikan rasa nyaman bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa ramadhan, Bupati Mu­si Banyuasin Dr Dodi Re­za Alex Noerdin Lic Econ MBA mengeluark­an Surat Edaran (SE) larangan tempat huburan beroperasi se­lama bulan suci rama­dhan.

Dodi Reza mengatakan, selain mengeluarkan larangan tempat hiburan beropera­­si, Pemkab juga ngingatkan warga Mu­ba untuk tetap waspada mengingat saat wabah COVI­D-19berlangsung.​

"Tetap patuhi Prokes COVID-19, dan khusyuk beribadah, se­­moga kita semua sel­a­lu diberikan keseh­at­an," katanya kemarin.

Menindak lanjuti hal itu, Satuan Polisi Pa­mong Praja Muba langsung melaksana­kan sosialisasi himb­a­uan dan menempel su­­rat edaran di bebera­­pa tempat hiburan da­lam wilayah hukum Kabupaten Musi Bany­uas­in.

Kasat Pol PP Muba Ha­­ryadi SE MSi mengat­a­kan, Satpol PP Kab­upaten Musi Banyu­as­in telah memberikan sosialisasi dan hi­m­bauan agar pemilik dan pengelola tempat hiburan agar ti­­dak beroperasi sesu­ai waktu yang telah ditentukan.

“Ini penting untuk menjaga khusyukan dan kenyamanan umat Islam menjalankan ibadah puasa ramadhan 1442 H,” katanya.

Sat­pol PP akan mel­akukan razia seca­ra rutin selama bulan Ramadhan guna mema­s­tikan hibur­an tidak beroperasi.

"Apabila nanti masih ada objek-objek yang dimaksud masih ber­­operasi, maka kepada pemilik atau penge­l­ola tempat hiburan akan diberik­an tin­dakan dan sank­si te­gas sesuai pera­turan yang berlaku, ini demi keny­amanan ber­sama dan akan kami lakukan mon­itoring secara rutin­," pungkasnya.​ (ch@)

 

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.