Permintaan Lebaran, RPH Potong Lebih dari 100 Ekor Sapi

-Dinas Pertanian Jamin Stok Aman

PALEMBANG, SP - Meskipun distributor daging sapi beku di Palembang sudah terbilang banyak, namun masyarakat masih memburu daging segar terutama untuk memasak rendang menjelang lebaran Idul Fitri ini. Tingginya permintaan pun membuat harga melonjak dari biasanya. 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang, Sayuti mengatakan, kebutuhan daging sapi di lebaran untuk kota Palembang meningkat drastis. Ini dilihat dari meningkatnya jumlah sapi yang dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH). 

"Hari biasa jumlah sapi yang dipotong per hari 20 sampai 25 ekor. Semakin meningkat mulai H-7 lebaran dengan jumlah potong 40, 45 sampai lebaran jumlahnya naik dratis di jelang lebaran H-2 itu sudah 100 ekor lebih yang di potong di RPH," katanya. 

Angka ini, lanjutnya belum terhitung yang dipotong di tempat lain tapi dijual di Palembang.

"Naiknya permintaan daging sapi segar di jelang lebaran,  karena masyarakat lebih memilih daging yang masih segar untuk lebaran," katanya. 

Adapun kenaikan, lanjutnya memang disebabkan harga sapi dari pengusaha importir di Lampung sudah naik, selain kalau mau lebaran permintaan tinggi, dan barang terbatas otomatis harga naik. 

"Barang dari Australia ada hambatan (karena bencana dan lain sebagainya), sementara permintaan daging sapi juga meningkat di Tiongkok karena pandemi (beralih makan sapi dari pada unggas atau daging merah lain)," katanya. 

Harga timbang hidup normal Rp45 kilogram, tapi sekarang sejak pandemi harganya sudah Rp55 ribu per kilogram, dan untuk harga karkas (sapi belah empat) sudah tidak dapat lagi Rp90 ribu per kilogram, makanya sampai ke penjual di pasar-pasar harganya tinggi.

"Sekarang harga di pasaran bisa berkisar Rp150 ribu perkilogram," katanya. 

Meski harga naik, dan ada kendala tapi Untuk Palembang, selama ini aman untuk kebutuhan puasa dan lebaran. "Kita masih tetap ada barangnya, dulu bahkan ada sempat kejadian Jakarta tidak jual sapi, tapi kita alhamdulillah masih tetap ada," katanya.

Selain memastikan stok daging sapi segar aman, masyarakat juga dapat memenuhi kebutuhan dengan daging sapi beku, termasuk di adakan OP untuk menekan harga dengan mengandeng distributor berupa daging sapi beku. 

"Daging sapi beku ini penjualnya sudah banyak, dan mudah ditemukan. Harganya juga jauh lebih murah, jika harga daging sapi segar sekarang Rp150 ribu per kilogram, maka daging sapi beku Rp87 ribu per kilogram," katanya. (Ara).

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.