Lokasi Bendungan Longsor Tutup Badan Jalan

PAGARALAM, SP - Kawasan irigasi Lematang yang berada di daerah Hutan Lindung Keluarahan Jokoh, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, akses jalan menuju lokasi tertutup dan rusak picu longsor. 

Bukan hanya terjadi kerusakan sekitar irigasi dan juga termasuk lahan hutan lindung di sekitar sungai lematang. Demikian diketahui , kemarin, Senin (15/06).

Kepala KPH Kota Pagaralam,  Heri Mulyano SSTP mengatakan,  awalnya tim dari KPH akan melakukan pengecekan kondisi hutan di sekitar Irigasi Lematang yang rencana akan akan ditanami kembali untuk program penghijauan, namun sebelum mencapai lokasi jalan tertutup longsor. 

"Ada dua titik longsor menutupi badan jalan  menuju Bendungan Lematang sehingga tidak bisa dilalui kendaraan, dan longsor juga masih merupakan  lahan hutan lindung,"tutur Heri.

Tambah dia, memang ada beberapa hektar hutan di kawasan Bendungan ini perlu dilakukan penanaman kembali untuk mengurangi kerusakan hutan dan daerah resapan air sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS).
 
"Kami selain rutin memantau perkembangan hutan lindung dan juga menjadi pendamping program Hutan kemasyarakatan (HKM) agar tidak disalahgunakan "ungkapnya.

Lanjut Heri, daerah ini juga memacu perluasan areal pertanian dan pemukiman sehingga tidak sedikit merambah hutan lindung. 

"Pagaralam merupakan  daerah hulu atau merupakan bagian dari paru-paru dunia sehingga hutan harus dijaga, kalau tidak bisa menbulkan bencana alam berupa banjir,"katanya.

"Daerah yang menjadi prioritas meliputi Kelurahan Jokoh, Rimba Candi, Kerinjing dan sekitar Gunung Dempo. Kemudian ada sekitar 40 hektaran lahan yang kami temukan sudah beralih fungsi menjadi kebon kopi di kawasan hutan lindung Rimba Candi dan ini menjadi perhatian serius dari KPH,"tutup  Heri. (Rep)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.