Vaksin Sulit Didapatkan Jadi Keluhan Warga Palembang


PALEMBANG, SP -
Beberapa hari belakangan ini, warga Kota Palembang mengeluhkan sulitnya mendapatkan vaksinasi Covid-19 di sejumlah puskesmas. 

Pemerintah Kota Palembang tidak hanya memfokuskan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan, pelayanan publik dan lansia saja, tetapi juga masyarakat umum secara gratis. 

Walikota Palembang Harnojoyo mengakui jika stok vaksin mulai terbatas/ habis terutama untuk dosisi 1. "Kita masih menunggu droping dari pusat yang belum datang, makanya di beberapa puskesmas stok habis," katanya. 

Harnojoyo mengatakan, saat ini sudah hampir 24 persen untuk dosis pertama masyarakat Kota Palembang yang sudah divaksin dan tahap kedua atau dosis kedua baru 11 persen. "Artinya sudah ada 300an ribu masyarakat yang sudah divaksin. Upaya atau target kita kalau sudah 50 persen kita bersyukur," katanya. 

Ia menghimbau agar masyarakat bersabar untuk menunggu vaksin yang masih dalam proses droping dari pusat. Sebab, pemberian vaksin kepada seluruh masyarakat menjadi target pemerintah. 

"Kita sangat berterima kasih sekali antusias masyarakat sangat tinggi untuk vaksin artinya ini kesadaran mulai baik. Dan kita harapkan bersabar menunggu vaksin datang karena ini sedang kita usahakan," katanya. 

Salah seorang warga Kota Palembang berinisial YN mengatakan, beberapa hari lalu ia mengantar anaknya ke salah satu puskesmas di Jalan Basuri Rahmat, namun tidak bisa divaksin karena stoknya tidak ada lagi. 

"Katanya sih kosong, jadi kami tidak bisa vaksin, ada juga beberapa orang pulang lagi. Kami berharap segera ada stoknya agar bisa cepat divaksin," katanya. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.