Ahmad Nasuhi Tersangka Kasus Masjid Sriwijaya Dibawa Penyidik Kejati ke Rumah Sakit


 

PALEMBANG, SP - Ahmad Nasuhi salah satu tersangka perkara dugaan korupsi dana hibah sebesar 130 miliar dari Pemprov Sumsel tahun anggaran 2015 dan 2017 untuk pembangunan Masjid Sriwijaya dibawa oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel keluar dari Rutan Kelas 1 Pakjo Palembang, Rabu (25/8/2021).

Ahmad Nasuhi dibawa keluar rutan untuk dilakukan medical cek up di RSMH Kota Palembang.

Pemeriksaan kesehatan itu, terkait surat permohonan yang disampaikan oleh tim kuasa hukumnya kepada penyidik beberapa waktu lalu.

Dengan pengawalan petugas kejaksaan, Ahmad Nasuhi terlihat keluar rutan dan dibawa menggunakan mobil Ambulance.

Redho Junaidi SH MH kuasa hukum Ahmad Nasuhi mengatakan, bahwa kliennya tersebut akan segera dilakukan pengecekan kesehatan.

"Pemeriksaan kesehatan ini, sebagai tindak lanjut dari surat permohonan kami sebelumnya kepada penyidik Kejati Sumsel, untuk meastikan kondisi kesehatan Ahmad Nasuhi," ujar Redho saat ditemui di Rutan Pakjo, Selasa (25/8/2021).

Redho, menjelaskan untuk sementara ini pihaknya belum bisa memastikan apakah tersangka Ahmad Nasuhi akan langsung menjalani rawat inap atau sekedar pemeriksaan kesehatan saja.

"Kita lihat dulu hasil pemeriksaan dari tim dokter. Apakah akan langsung dirawat atau hanya perlu melakukan medical cek up secara perkala saja," katanya.

Redho kembali menegaskan pemeriksaan pada Ahmad Nasuhi, semata-mata hanya untuk memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan apakah dalam keadaan baik-baik saja.

"Tidak bermaksud untuk menghambat proses hukum yang tengah dijalani oleh tersangka Ahmad Nasuhi. Kami hanya ingin memastikan kondisi yang bersangkutan dalam keadaan sehat. Jika yang bersangkutan sehat tentu proses hukum dapat berjalan dengan lancar," ujarnya.

Selain itu, Redho juga menunjukan beberapa foto tersangka Ahmad Nasuhi yang pada 2019 lalu pernah menjalani operasi besar disalah satu rumah sakit di Singapura.

Dari foto-foto yang diperlihatkan itu, nampak terlihat tersangka Ahmad Nasuhi tengah berbaring dengan perban dikepala serta ditubuhnya terpasang alat-alat medis.

Redho menjelaskan bahwa saat itu Ahmad Nasuhi sedang menjalani operasi penyedotan cairan dikepalanya, atas penyakit Hidrosypalus yang dideritanya.

"Bukti-bukti ini kami persiapkan untuk memperkuat bahwasanya, kami tidak berusaha menghindari proses hukum, hanya saja kami ingin memastikan kondisi kesehatan klien kami dalam kondisi yang baik. Agar dapat menjalani proses hukum dengan baik," tutupnya.

Dari pantauan di Rutan Pakjo, Ahmad Nasuhi keluar dari rutan pakjo sekitar pukul 10.30 WIB, dengan pengawalan petugas Kejati Sumsel.

Menggunakan baju koko, Ahmad Nasuhi sempat melambaikan tangannya kearah awak media yang menunggunya.

Namun, Ahmad Nasuhi tidak memberikan komentar apapun dan langsung masuk ke Mobil Ambulance yang sudah menunggunya untuk dibawa ke RSMH Kota Palembang. (Ariel)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.