-->

Notification

×

Anggaran Minim, Pasang dan Perbaikan Pakai Skala Prioritas

Monday, May 30, 2022 | 16:59 WIB Last Updated 2022-05-30T09:59:07Z


PALEMBANG, SP -
Lampu jalan menjadi salah satu fasilitas publik yang kerap kali dikeluhkan masyarakat. Baik itu berupa blank spot lampu jalan terutama di kawasan daerah pemukiman baru, ataupun kerap kali lampu jalan banyak mati. 

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Palembang, Affan Prapanca Mahali mengatakan, terkait dengan lampu jalan ini pihaknya melakukan upaya pemeliharaan untuk lampu jalan yang sudah ada, dan juga pemasangan jaringan lampu jalan baru untuk kawasan yang masih blank spot. 

"Pemeliharaan kita lakukan rutin, termasuk jika ada keluhan masyarakat terkait lampu jalan yang mati/padam, seperti di kawasan Tanjung Barangan kita langsung perbaiki sekarang sudah hidup," katanya.

Affan mengatakan, mengenai perbaikan ini juga pihaknya  lakukan survey dulu, untuk perbaikan ini ada yang kategori nya berat, dan ada yang memang saat diperiksa ke lapangan sebenarnya kondisinya tidak mati, hanya ada kendala-kendala, seperti MCB (Miniature Circuit Breaker) mati.

"Kita juga pelajari juga setiap yang terganggu ini contoh nya dalam kelistrikan MCB mati ini apa memang alami atau ada yang sengaja menganggu," katanya. 

Sebab, matinya lampu jalan juga terkadang disebabkan tindak kriminalitas, seperti kabel yang kerap dicuri, dan ini di kawasan-kawasan yang bahkan ramai. 

"Kita pernah temukan orang gali-gali itu, ternyata ngambil kabel lampu jalan dan itu dilakukan siang hari di kawasan Jl. Perintis," katanya. 

Sedangkan untuk pemasangan jaringan lampu jalan baru untuk tahun ini belum dilaksanakan, Karena ada kendala  SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) sebab beberapa komponen belum tersedia. 

"Sebab untuk pengembangan jaringan ini, untuk pengadaan lampu kita menggunakan E-katalog, dan kontruksi kita lakukan lelang. Kita menunggu itu komponen ini ada di SIPD," katanya. 

Terkait anggaran, diakui cukup minim untuk lampu jalan. Dengan total sebesar Rp6,2 miliar dengan rincian Pemeliharaan Rp3,5 miliar dan Pemasangan jaringan Rp 2,7
miliar.

"Dengan kondisi minim anggaran, maka dilakukan penentuan skala prioritas, hanya saja memang untuk pemasangan kita sebar di semua kecamatan," katanya. 

Soal Jaringan lampu jalan, maka kebutuhan banyak sebab di kota Palembang baru 51 ribu yang LED baru 11 ribu. Bandingkan dengan Jakarta Utara saja yang sudah mencapai 150 ribu titik jaringan lampu jalan. 

"Dalam pemasangan atas usul lurah, atau melalui DPR bisa juga melalui aspirasi masyarakat," katanya. (Ara)















Popular Posts

×
Berita Terbaru Update