-->

Notification

×

Putusan Praperadilan Kades Gedung agung, Ribuan Orang Diperkirakan Penuhi PN lahat Senin Depan

Sunday, May 08, 2022 | 09:37 WIB Last Updated 2022-05-08T02:37:49Z

 


Empat Lawang, SP – Akan adanya Aksi Damai di Pengadilan Negeri Lahat pada Senin, (9/5/2022), terkait kasus penangkapan Herman Samsi Kepala Desa Gedung Agung Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang Sumatera Selatan oleh Polres Empat Lawang


Hal ini diketahui awak media dari surat pemberitahuan yang sudah tersebar luas di media sosial.


Diperkirakan akan ada ribuan masyarakat Kabupaten Empat Lawang berangkat ke Kabupaten Lahat guna mendengarkan putusan sidang Praperadilan di Pengadilan Negeri Lahat.


Penelusuran awak media, tidak hanya anggota Forum Masyarakat Gedung Agung Bersatu (FMGAB) yang akan meramaikan aksi, namun beberapa warga desa lain yang ada di Kabupaten Empat Lawang akan ikut menyuarakan aksinya menuntut dugaan pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) yang dilakukan personil Polres Empat Lawang yang menangkap Herman Samsi dengan merusak rumah mengunakan Godam.


Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto, S.Ik, saat dikonfimasi perlindungan terhadap masyarakat Empat Lawang yang akan melakukan aksi damai di Pengadilan Negeri melalui pesan singkat mempersilakan masyarakat mengelar aksinya.” Silahkan menyampaikan pendapat, tapi tertib dan prokes dijaga,” tulisnya Sabtu, (7/5/2022).


Sementara itu, surat pemberitahuan aksi damai yang beredar ditanda tangani ketua FMGAB Yuki Nawa, S.Pd., M.Pd, serta ketua Koordinator lapangan Adi Chandra. Mereka akan mengelar aksi damai di Pengadilan Negeri Lahat pada pukul 10.00 WIB, dengan jumlah pendemo kurang lebih 500 orang.


Sebelumnya, Kepala Desa Gedung Agung Herman Samsi di tangkap personil Polres Empat Lawang di backup puluhan Brimob pad Minggu, 27/3/2022 pukul 03.30 dini hari.


Proses penangkapan dinilai istri Herman Samsi tidak manusiawi, yang mana puluhan anggota polisi dibantu Brimob mendobrak pintu rumah dengan mengunakan palu besar (Godam).


Dari rekaman (Closed Circuit Televisi) CCTV yang terpasang Herman Samsi, oknum Polres Empat Lawang mendorong dan menginjak Herman Samsi yang sudah mengangkat kedua tangannya.


Kedua Anak Herman Samsi terlihat menangis melihat ayah tercinta di ikat pasukan Brimob bersenjata lengkap saat melakukan upaya penangkapan dirumahnya.(Dharmawan,SE/Tim).















Popular Posts

×
Berita Terbaru Update