Notification

×

Tag Terpopuler

Hot Spot Minim, Polsek Dempo Utara Tetap Gencarkan Pencegahan Karhutla

Tuesday, September 08, 2026 | Tuesday, September 08, 2026 WIB Last Updated 2026-09-08T08:19:10Z

 


PAGAR ALAM,SP — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hingga kini masih menjadi perhatian dan perbincangan publik. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga dapat mengancam kesehatan, mengganggu aktivitas masyarakat hingga berpotensi menyebabkan penundaan penerbangan.


Berbagai upaya pun terus dilakukan untuk meminimalisir dampak Karhutla. Unsur masyarakat, pemerintah, TNI dan Polri bersama-sama melakukan langkah pencegahan serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.


Hal serupa dilakukan jajaran Polsek Dempo Utara. Meski wilayah hukum Polsek Dempo Utara relatif aman dan jumlah titik panas atau hot spot terpantau sedikit, personel kepolisian tetap turun ke lapangan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat.


Selain menyampaikan imbauan secara langsung, pihak kepolisian juga memasang spanduk serta berbagai bentuk peringatan lainnya sebagai langkah pencegahan Karhutla.


Kapolsek Dempo Utara, Iptu Darwis Efendi, mengatakan pihaknya tidak ingin lengah meskipun kondisi wilayah saat ini tergolong aman dari ancaman Karhutla.


Hal itu disampaikannya saat berbincang dengan awak media, Selasa (7/9), di ruang kerjanya.


"Kita (Polsek Dempo Utara) terus melakukan imbauan kepada masyarakat agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan. Meski kategori aman dan sedikitnya hot spot yang terpantau, anggota tetap turun ke lapangan. Kita tidak boleh diam dalam hal ini," ujar Darwis.


Menurutnya, sedikitnya jumlah titik panas bukan menjadi alasan bagi personel untuk mengurangi kegiatan pencegahan. Justru, langkah antisipasi harus terus dilakukan agar potensi kebakaran dapat ditekan sejak dini.


"Jangan karena sedikit hot spot kemudian kita tidak turun ke lapangan. Kan lebih baik mencegah daripada mengobati, istilahnya," tegasnya.


Darwis juga mengingatkan masyarakat agar tidak abai terhadap potensi munculnya api, terutama di kawasan yang memiliki lahan atau vegetasi yang mudah terbakar.


"Jangan abai. Justru kita harus intens memberikan imbauan dan larangan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan," katanya.


Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran sembarangan maupun membuang benda yang dapat memicu api.


"Jangan membakar, jangan buang puntung rokok sembarangan dan sebagainya yang dapat menyebabkan nyala api. Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan sehingga kita semua bisa melaksanakan tugas dan pekerjaan sesuai dengan aktivitas masing-masing," pungkasnya. (Rep)


×
Berita Terbaru Update