Notification

×

Tag Terpopuler

Deru: Bencana Alam Sumsel Ulah Penambang Liar

Friday, January 03, 2020 | Friday, January 03, 2020 WIB Last Updated 2020-01-03T02:36:19Z
Gubernur Sumsel, Herman Deru (kanan) saat diwawancarai,Kamis (2/1/2020). (Foto/Lan)

PALEMBANG, SP – Gubernur Provinsi Sumsetara Selatan (Sumsel), Herman Deru menilai, salah satu pemicu terjadinya bencana alam di Sumsel akibat ulah dari para penambang liar.
Deru menilai, hal tersebut disebabkan lemahnya pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah (Pemda) terhadap aktiftas penambangan liar di daerah masing-masing.

“Misalnya ambruknya jembatan di Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat dan tanah longsor di Kabupaten Muara Enim itu semua karena maraknya penambang liar,” katanya saat diwawancarai, Kamis, (2/1/2020).

Dijelaskan Deru, tuduhan tersebut bukan tanpa alasan. Telah ditemukan tumpukkan batu yang diduga bekas pengerjaan penambang liar di kawasan jembatan ambruk di Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat beberapa waktu lalu.

““Penumpukan batu itu dibiarkan saja, jaraknya sangat dekat yakni berkisar 100 meter dari sungai. Jadi saat aliran sungai meluap membuat jembatan ambruk dan tanah longsor,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyayangkan lemahnya penindakan yang dilakukan aparat keamanan terkait kasusu penambang liar yang terjadi di Sumsel.

“Perlu kerja sama. Tidak bisa hanya Pemprov saja tetapi jug harus didukung oleh Pemda setempat dan aparat keamanan. Bahkan hingga ke level camat dan kades juga harus ikut berperan aktif,” terangnya.

Sementara itu, Deru mengaku telah membentukan Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk melakukan tindakan penyelamatan kepada masyarakat yang terkena bencana alam. “Satgas ini akan memprorotaskan keselamatan masyarakat, ini yang paling penting. Kemudian baru harta benda masyarkat yang terdampak bencana,” tegasnya. (Lan)
×
Berita Terbaru Update