Notification

×

Tag Terpopuler

Spesialis Begal Motor Dihajar Warga

Friday, January 03, 2020 | Friday, January 03, 2020 WIB Last Updated 2020-01-03T02:53:08Z
Wahyudin Alias Udin Berhasil Diamankan Polisi Setelah Babak Belur Dihajar Massa,(foto/hmy)

PALEMBANG, SP - Wahyudin alias Udin (19), warga Jalan Talang Keranggo Lorong Darma Bakti RT 29 RW 06 Kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Palembang pemetik kendaraan bermotor roda dua babak belur dihajar massa saat aksinya merampas motor milik Agus Prayoga, warga Perum Pemkot Palembang blok BG No 32 Kecamatan Gandus di pinggir Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara tepatnya dikawasan perum Polygon, Selasa, (31/12) sekitar pukul 20.09 wib diketahui warga setempat. Sementara, Dion, berhasil kabur.

Pristiwa itu, berawal saat Agung Prayoga, (21) mengendarai kendaraan bermotor roda dua dari arah Gandus menuju Jalan Macan Lindungan.

Ketika, berada di depan deretan ruko Bank BNI, korban dipepet sepeda motor oleh dua orang pelaku, dimana salah satu pelaku yang dibonceng mengacungkan Senjata Tajam (Sajam) dan menendang korban, sehingga korban pun terjatuh.

Kemudian, pelaku Udin yang membawa sajam langsung mengambil motor korban. Namun, karena ada warga yang melihat, sehingga korban dibantu oleh pengendara lainnya lalu mengejar pelaku sampai ke Polygon, alhasil motor korban pun tertinggalkan oleh pelaku.

Kapolsek Gandus Palembang, AKP Willian Harbensyah, mengatakan, pada saat kejadian pihaknya tengah melaksanakan pengamanan tahun baru di sekitaran Musi II.

 “Lalu kita mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada begal disekitar polygon. Saat itu juga kami langsung meluncur ke TKP dan mendapati korban dan motor korban sdh diamankan namun TSK melarikan diri,” katanya, Kamis (2/1).

Kemudian, kata Kapolsek, pihaknya dibantu masyarakat setempat menyisir ke tempat pelaku lari di saluran pembuangan. “Setelah dilanjutkan pencarian lalu didapatilah tersangka Udin yang bersembunyi di atas plafon rumah warga,” katanya.

Pelaku yang dianggap sebagai begal sadis ini pun sempat menangis dan viral di media sosial setelah ditangkap dan diamuk warga.

Tersangka Udin mengaku hanya diajak oleh temannya yang berinisial D (DPO). Karena saat itu tidak ada uang, sehingga dirinya ikut-ikutan saja.

“Saya baru pertama, itupun karena tidak uang. Saya sebenarnya tidak berani pak makanya sampai nangis,” kilahnya. (hmy)
×
Berita Terbaru Update