Sebaran Covid-19 Sentuh Semua Kecamatan Palembang

Ilustrasi, (foto/net)
PALEMBANG, SP -  Semua kecamatan yang ada di Kota Palembang telah memiliki pasien positif Covid-19. 

Sebelumnya, ada dua kecamatan dari 18 kecamatan di kota Palembang yang masih aman dari penyebaran Covid-19. Namun, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) diketahui jika semua kecamatan telah memiliki warga yang terpapar Covid-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, dr Ayus Astoni, melalui Juru Bicara Covid-19 Kota Palembang dr Fauziah mengatakan, berdasarkan data sebaran Covid-19 terbaru ini jumlah kasus terkonfirmasi 150 orang, dirawat 144 orang, sembuh 34 orang dan meninggal 2 orang. 

Berdasarkan data, jumlah kasus saat ini sama dengan 9 Mei yakni 150 kasus. Jumlah tersebut juga tersebar di cematan IB 1 dan Gandus Palembang. Meskipun kasus terkonfirmasi tidak bertambah, namun total pemantauan bertambah jika dibandingkan sampai 9 Mei lalu 2.574 orang. Saat ini menjadi 2.678 orang, diantaranya Orang Dalam Pemantauan (ODP) 2.348 orang, selesai pemantauan 14 hari dan sehat ada 1.278 orang dan proses pemantauan 1.070 orang. 

“Untuk kasus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yakni orang 180 orang, dengan proses pemeriksaan 118 orang dan terkonfirmasi lab negatif Covid-19 sebanyak 62 orang. Pasien yang sembuh bertambah 5 orang," katanya. 

Sebaran terbanyak saat ini Kecamatan Kalidoni positif Covid-19 sebanyak 22 orang, Kecamatan Ilir Barat Satu 19 orang dan Ilir Timur Dua 18 orang. Saat ini Covid-18 sudah menyebar di 18 kecamatan, sehingga Pemkot Palembang meminta warga untuk tetap menjaga kesehatan dan menerapkan sosial distancing. 

“Disamping pemerintah telah memberikan sanksi 1x24 bagi yang tidak menggunakan masker, kita imbau agar penggunaan masker disadari sebagai upaya pencegahan penularan virus,” ucapnya. 

Selain itu, ungkapnya, masyarakat diharapkan tidak perlu panik dan mengucilkan pasien postif Covid-19. Selama tetap menerapkan social distancing serta menjaga pola hidup sehat dan rutin cuci tangan pakai sabun di alir mengalir.

"Diharapkan masyarakat untuk menjaga diri dan keluarga dari penularan dengan mengurangi aktifitas di luar rumah yang tidak mendesak dan selalu memakai masker jika aktivitas keluar rumah," katanya. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.