Jambret Depan Mapolrestabes Terancam Pasal 365

sak (30), warga Mataram Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang, Salah Satu Pelaku Jambret Depan Mapolrestabes (Foto:Dudi)

 

Palembang, SP- Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Pidum dan Tekab Pimpinan AKP Robert P Sihombing mengamankan satu dari dua pelaku jambret yang beraksi didepan Mapolrestabes Palembang.

Di mana pelaku yang berhasil diamankan ialah Isak (30), warga Mataram Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang. Ia diamakan di tempat persembunyianya di kawasan Kertapati Palembang.

“Kita mengamankan satu dari dua pelaku jambret yang beraksi didepan Mapolrestabes Palembang dengan korbannya remaja putri. Pelaku kita amankan pada Rabu malam (26/8),” kata Kasat Reskrim AKBP Nuryono, Sabtu (29/8).

Atas aksi pelaku, kata Nuryono, korban terjatuh tidak sadarkan diri dan harus menjalani operasi di Rumah Sakit RK Charitas Palembang, lantaran mengalami luka parah di bawah mata kanan.

“Di mana pelaku Isak ini perannya sebagai eksekotor yang menarik tas korban. Untuk temannya sendiri masih dalam pengejaran kita. Atas ulah pelaku akan kita kenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara di atas lima tahun,” katanya.

Sementara tersangka Isak mengakui perbuatannya. Dalam aksinya, dia bertindak sebagai eksekutor. “Aksi jambret tersebut aku samo kawan aku yang ngelakukenyo. Peran aku sebagai eksekutor narek ke tas korban, aku dak tau kalu korban itu nyampak sampaih operasi matonyo. Sebab sudah kejadian kami langsung tancap gas," katanya.

Sebelumnya, aksi pelaku jambret terjadi didepan Mapolrestabes Palmbang pada Senin malam (8/6/) sekitar pukul 21.00. Korban yakni, Santi Yuliana (19), warga Rimba Kemuning Kecamatan Kemuning.

Setelah kejadian tersebut keluarga korban, Desy Permata Sari (22), melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (9/6). Dari pengakuan korban, saat kejadian dia baru selesai bekerja dan mau pulang ke rumah menggunakan sepeda motor.

Lalu di depan Polrestabes ia dipepet dua lelaki mengendarai motor, dan langsung menarik tas dukungnya,lantaran kaget, korban spontam mempertahankan tas miliknya. Namun, salah satu pelaku mendorong korban hingga terjatuh ke aspal dan tidak sadarkan diri. (Dudi)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.