Artis Sinetron Tamee Irely Prihatin Masih Ada Korban KDRT Malah Jadi Terdakwa

Artis Sinetron Tamee Irely (Foto:Ariel/SP)

PALEMBANG, SP - Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) GT yang saat ini menjadi terdakwa dalam perkara yang sama menjadi perhatian khusus oleh artis sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP) Tamee Irely. Bahkan artis cantik asal kota Palembang ini juga mengaku prihatin atas kasus tersebut. Hal itu dikatakannnya saat datang melihat langsung proses sidang KDRT Jilid II yang berlangsung di pengadilan negeri (PN) Palembang, Kamis (20/5/2021).

"Saya datang ke PN Palembang, selain sebagai anggota DPC Peradi Kota Palembang saya juga merasa sama - sama sebagai perempuan, memang masalah ini sebenarnya sepele akan tetapi yang saya khawatirkan kedepannya akan ada Ghtia - Ghita yang lainnya," ujar Tamee Irely.

Tamee juga mengaku prihatin dalam kasus yang menimpa GT saat ini, dirinya berharap semua perempuan yang menjadi korban kekerasan agar mendapatkan keadilan.

"Dengan kejadian ini saya sangat prihatin atas apa yang dialami GT, ternyata masih ada korban - korban KDRT bahkan menjadi terdakwa," katanya.

Namun demikian, artis yang juga sebagai anggota di DPC Peradi Kota Palembang ini tetap memberikan semangat kepada perempuan agar tetap semangat dan jangan takut atas kasus yang dialami oleh GT.

"Saya meminta semua perempuan yang menjadi korban kekerasan jangan takut, harus segera melapor ke pihak yang berwajib jika mendapat kekerasan, karna untuk mendapatkan keadilan sudah diatur dalam undang-undang," tandasnya.

Diketahui kejadian bermula, kedua pasangan suami istri itu, saling lapor dalam perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Adapun ME suami GT,  sudah dijatuhi pidana oleh majelis hakim pengadilan negeri (PN) Palembang, dengan pidana selama 1 tahun penjara. 

GT, menjalani sidang dikarenakan berkas laporan yang dibuat oleh suaminya ME dinyatakan lengkap (P21) dan sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Palembang.

Sementara untuk GT istri dari ME, saat ini sedang menjalani proses persidangan di pengadilan negeri (PN) Palembang. (Ariel)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.