Sekolah Telah Terima Surat Edaran Belajar Tatap Muka Dibatalkan


PALEMBANG, SP -
Sejumlah sekolah mulai dari tingkat satuan TK/PAUD, SD hingga SMP yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Palembang, telah menerima surat edaran yang menyatakan belajar tatap muka kembali dibatalkan dan Pembelajaran Jarak Jauh (PPJ) diteruskan. 

Surat edaran ini nomor 420/2054/DISDIK/2021 Tentang Penundaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2020/2021.

Dalam surat tersebut berisikan dua point penting, yang pertama yakni bahwa pembelajaran pada tahun 2021/2022 yang diawali pada tanggal 12 Juli 2021 belum dapat dilakukan dengan tatap muka. Satuan pendidikan agar melanjutkan pembelajaran daring atau luring.

Point kedua yakni kebijakan penundaan pembelajaran tatap muka ini akan di evaluasi hingga terlaksanaknya vaksinasi Covid-19 di wilayah Kota Palembang untuk guru, tenaga pendidik, orangtua dan peserta didik sebanyak 80 persen.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SDN 186 Palembang, Zahara mengatakan pihaknya telah menerima surat edaran tersebut sejak kemarin. "Ya, sudah kita terima secara resmi dan ini pun juga telah kita beritahukan ke wali siswa agar mereka tahu juga. Memang banyak wali siswa juga kecewa dengan dibatalkannya ini," katanya.

Dalam surat edaran tersebut memang dituliskan bahwa penundaan ini belum tahu sampai kapan. Ia mengatakan, sekolahnya memang juga belum termasuk sebagai sekolah yang ditunjuk untuk dibuka pada PTM (pembelajaran tatap muka) terbatas 12 Juli mendatang yang sebelumnya telah direncanakan.

"Kebetulan kita bukan sekolah yang ditunjuk. Untuk di Kecamatan Sematang Borang ini hanya ada 3 SD saja rencana akan dibuka dan kita belum," katanya.

Ia mengatakan, akan menjalani dan mengikuti apa yang telah menjadi keputusan pemerintah untuk masig menggelar sekolah secara daring. "Selama ini masih kita lakukan pembelajaran daring dan bagi siswa yang terkendala HP ya masih ada yang datang ke sekolah untuk mengambil dan mengumpulkan tugas," katanya.

Terkait vaksinasi, pihaknya mengaku semua guru dan tenaga pendidik yang ada di sekolah tersebut semua sudah melakukan vaksinasi. "Alhamdulilah kalau vaksinasi sudah kita lakukan," katanya. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.