-->

Notification

×

Kelompok UPPKA, BKR dan PIK Remaja Kampung Keluarga Berkwalitas Layang Layang Kota Palembang Mendapat Kunjungan Dari DPPKB Kabupaten Musi Banyuasin

Friday, December 03, 2021 | 07:35 WIB Last Updated 2021-12-03T00:35:50Z

PALEMBANG, SP - Palembang Rabu, 1 Desember 2021,  Kampung KB Layang layang,mendapat kunjungan dari Dinas DPPKB Kabupaten Musi Banyuasin untuk mengadakan kunjungan ke kelompok  UPPKA, BKR dan PIK Remaja Kampung Keluarga Berkwalitas Layang Layang yang di pimpin oleh Ibu Yulisa Kabid Kesejahteraan beserta rombongan  tujuan dan kunjungan ini adalah untuk melihat mempelajari dan membandingkan system operasional kelompok UUPPKA, BKR dan PIK Remaja,

Kadin DPPKB Kota Palembang yang di wakili oleh Dra.Hj.Yuli Rianti.M.Si dan di dampingi oleh Korwil KB Kecamatan Ilir Barat Dua beserta Ketua Kampung KB Layang Layang juga seluruh Pengurus Kp KB serta PIK Remaja serta Kader IMP Kec.Ilir Barat Dua.  Dra.HJ.Yuli Riati.M.Si mengungkapkan bahwa UPPKA yang ada di kampung KB layang layang saat ini telah berjalan  dengan baik dan telah mendapatkan bimbingan dari Dinas terkait seperti halnya Dinas Koperasi dan UKM dan Dinas Kesehatan demikian juga dengan Bina Keluarga Remaja  (BKR) juga telah  berjalan dengan baik sehingga PIK Remajanya berjalan dengan lancar. 

PIK Remaja adalah suatu wadah kegiatan program PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja) yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling kesehatan reproduksi serta penyiapan kehidupan berkeluarga. PIK Remaja di KAmpung KB Layang Layang saat ini sudah sangat aktif dan selalu mengikuti kegiatan kegiatan dan perlombaan di Tingkat Provinsi Sumatera Selatan pemilihan Duta GenRe serta telah di ikutkan sebagai narasumber dalam sosialisasi pemberantasan Narkoba.

Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke masa dewasa. Kehidupan remaja merupakan kehidupan yang sangat menentukan bagi kehidupan masa depan mereka selanjutnya. Masa remaja seperti ini oleh Bank Dunia disebut sebagai masa transisi kehidupan remaja. Transisi kehidupan remaja oleh Bank Dunia dibagi menjadi 5 hal (Youth Five Life Transitions). Transisi kehidupan yang dimaksud menurut Progress Report World Bank adalah:

·        Melanjutkan sekolah (continue learning)

·        Mencari pekerjaan (start working)

·        Memulai kehidupan berkeluarga (form families)

·        Menjadi anggota masyarakat (exercise citizenship)

·        Mempraktekkan hidup sehat (practice healthy life).

Program PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja) yang dilaksanakan berkaitan dengan bidang kehidupan yang kelima dari transisi kehidupan remaja dimaksud, yakni mempraktekkan hidup secara sehat (practice healthy life). Empat bidang kehidupan lainnya yang akan dimasuki oleh remaja sangat ditentukan oleh berhasil tidaknya remaja mempraktekkan kehidupan yang sehat. Dengan kata lain apabila remaja gagal berperilaku sehat, kemungkinan besar remaja yang bersangkutan akan gagal pada empat bidang kehidupan yang lain.ungkap yuli riati. (adv)















Popular Posts

×
Berita Terbaru Update